Hari Ini 13 Dzulhijjah 1447 H, Bacaan Doa Hari Tasyrik yang Dianjurkan

Hari Ini 13 Dzulhijjah 1447 H, Bacaan Doa Hari Tasyrik yang Dianjurkan

Tya Eka Yulianti - detikJabar
Sabtu, 30 Mei 2026 09:34 WIB
Ilustrasi ibadah menjelang Idul Adha. Keutamaan puasa Tarwiyah.
Foto: Gemini AI
Bandung -

Hari Tasyrik terakhir 13 Dzulhijjah 1447 H jatuh pada Sabtu, 30 Mei 2026. Momen ini menjadi penutup rangkaian Hari Tasyrik yang berlangsung selama tiga hari setelah Hari Raya Idul Adha, yakni pada 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.

Dalam ajaran Islam, Hari Tasyrik termasuk waktu yang istimewa. Umat Islam memang dilarang berpuasa pada hari-hari tersebut, tetapi dianjurkan untuk memperbanyak zikir, takbir, tahmid, tahlil, doa, serta berbagai amalan saleh lainnya. Selain itu, Hari Tasyrik juga menjadi batas akhir pelaksanaan penyembelihan hewan kurban bagi yang belum melaksanakannya pada Hari Raya Idul Adha.

Pada Hari Tasyrik terakhir ini, umat Islam dianjurkan memanfaatkan waktu dengan memperbanyak ibadah dan memanjatkan doa kepada Allah SWT. Salah satu doa yang sangat dianjurkan adalah doa sapu jagat, yang berisi permohonan kebaikan dunia dan akhirat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apa Itu Hari Tasyrik?

Hari Tasyrik adalah tiga hari setelah Idul Adha yang jatuh pada tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah. Pada tahun 1447 H, Hari Tasyrik berlangsung pada 28, 29, dan 30 Mei 2026.

Secara bahasa, Tasyrik berasal dari tradisi masyarakat Arab yang menjemur daging kurban di bawah sinar matahari agar lebih awet. Daging tersebut dihamparkan dan dikeringkan atau dikenal dengan istilah mendendeng.

ADVERTISEMENT

Hari-hari tersebut memiliki kedudukan khusus dalam Islam sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Muslim:

عَنْ نُبَيْشَةَ الْهُذَلِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيَّامُ التَّشْرِيقِ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ وَزَادَ فِي رواية وَذِكْرٍ لِلَّهِ

Artinya:

"Dari Nubaisyah Al-Hudzali, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, 'Hari Tasyrik adalah hari makan, minum dan pada riwayat lain disebutkan, hari berzikir kepada Allah.'" (HR Muslim)

Hadis tersebut menunjukkan bahwa Hari Tasyrik merupakan waktu untuk menikmati nikmat Allah SWT sekaligus memperbanyak zikir dan ibadah.

Keutamaan Hari Tasyrik Terakhir

Meski menjadi hari terakhir dari rangkaian Tasyrik, tanggal 13 Dzulhijjah tetap memiliki keutamaan yang besar. Para ulama menjelaskan bahwa Hari Tasyrik termasuk waktu yang dimuliakan Allah SWT.

Imam Bukhari meriwayatkan hadis dari sahabat Ibnu Abbas RA:

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَمَّ أَنَّهُ قَالَ مَا الْعَمَلُ فِي أَيَّامٍ أَفْضَلَ مِنْهَا فِي هَذِهِ

Artinya:

"Dari sahabat Ibnu Abbas RA, dari Nabi Muhammad SAW, ia bersabda, 'Tidak ada amal pada hari-hari ini yang lebih utama daripadanya di hari-hari ini.'" (HR Bukhari)

Hadis tersebut menunjukkan bahwa amal saleh yang dilakukan pada hari-hari mulia memiliki keutamaan tersendiri. Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah hingga berakhirnya Hari Tasyrik.

Selain itu, dalam sejumlah riwayat disebutkan bahwa doa yang dipanjatkan pada Hari Tasyrik termasuk doa yang mudah dikabulkan.

Diriwayatkan dari Abu Musa Al Asy'ari RA:

"Tiga hari setelah hari An Nahr (Idul Adha), itulah yang disebut ayyam ma'dudat. Doa pada hari tersebut tidak akan tertolak, maka berdoalah kepada Allah."

Karena itu, Hari Tasyrik terakhir menjadi kesempatan berharga bagi umat Islam untuk memperbanyak munajat dan memohon berbagai kebaikan kepada Allah SWT.

Doa Hari Tasyrik yang Dianjurkan

Salah satu doa yang paling utama dibaca pada Hari Tasyrik adalah doa sapu jagat yang terdapat dalam Surah Al-Baqarah ayat 201.

Bacaan Arab

رَبَّنَا آَتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Latin

Rabbanā ātinā fid-dun-yā ḥasanataw wa fil-ākhirati ḥasanataw wa qinā 'ażāban-nār.

Artinya

"Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta lindungilah kami dari azab neraka."

Doa ini dikenal sebagai doa sapu jagat karena mencakup berbagai kebutuhan manusia, mulai dari rezeki yang halal, kesehatan, keselamatan, keberkahan hidup, hingga kebahagiaan di akhirat.

Dalil Anjuran Membaca Doa Sapu Jagat

Keutamaan doa tersebut diperkuat oleh hadis dari Anas bin Malik RA.

"Doa yang paling banyak dibaca Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam adalah: Allahumma Rabbana aatina fid dunya hasanah wa fil akhirati hasanah wa qina adzaban naar." (HR Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menunjukkan bahwa Rasulullah SAW sangat sering memanjatkan doa tersebut. Oleh karena itu, memperbanyak membaca doa sapu jagat pada Hari Tasyrik termasuk amalan yang dianjurkan.

Amalan yang Dianjurkan pada Hari Tasyrik

Selain berdoa, terdapat sejumlah amalan yang dapat dilakukan umat Islam pada Hari Tasyrik terakhir.

1. Memperbanyak Takbir

Banyak ulama menilai bahwa takbir merupakan amalan utama pada Hari Tasyrik.

Imam Bukhari meriwayatkan bahwa sahabat Ibnu Umar dan Abu Hurairah RA keluar ke pasar sambil bertakbir, lalu orang-orang mengikuti takbir mereka.

Imam Abu Hanifah juga berpendapat bahwa salah satu amalan utama pada Hari Tasyrik adalah membaca takbir setelah shalat.

2. Memperbanyak Tahlil dan Tahmid

Ibnu Hajar Al-Asqalani mengutip riwayat yang menganjurkan umat Islam memperbanyak tahlil, tahmid, dan takbir pada Hari Tasyrik.

وقد وقع في رواية بن عمر من الزيادة في آخره فَأَكْثِرُوْا فِيْهِنَّ مِنَ التَّهْلِيْلِ وَالتَّحْمِيْدِ وَالتَّكْبِيْرِ

Artinya:

"Perbanyaklah tahlil, tahmid, dan takbir pada Hari Tasyrik."

3. Menyelesaikan Ibadah Kurban

Hari Tasyrik terakhir juga menjadi batas akhir penyembelihan hewan kurban menurut mayoritas ulama. Karena itu, umat Islam yang belum melaksanakan kurban masih memiliki kesempatan hingga terbenam matahari pada 13 Dzulhijjah.

4. Bersedekah dan Menjalin Silaturahmi

Membagikan daging kurban, membantu sesama, serta mempererat hubungan dengan keluarga dan tetangga juga menjadi amalan yang dianjurkan pada hari-hari penuh berkah ini.

5. Memperbanyak Amal Saleh

Menurut Ibnu Abi Jamrah, Islam tidak membatasi jenis ibadah tertentu pada Hari Tasyrik.

وقال بن أبي جمرة الحديث دال على أن العمل في أيام التشريق أفضل من العمل في غيره

Artinya:

"Hadis ini menunjukkan bahwa amal apa pun pada Hari Tasyrik lebih utama daripada amal yang sama di luar Hari Tasyrik." (Al-Asqalani, 2004 M/1424 H: II/527)

Karena itu, membaca Al-Qur'an, berzikir, bersedekah, membantu sesama, hingga memperbanyak doa dapat menjadi pilihan amalan yang bernilai besar di sisi Allah SWT.

Larangan pada Hari Tasyrik

Di balik berbagai keutamaannya, terdapat satu larangan yang harus diperhatikan umat Islam, yaitu tidak diperbolehkan berpuasa pada tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.

Rasulullah SAW bersabda:

"Hari-hari Tasyrik adalah hari makan dan minum." (HR Muslim)

Mayoritas ulama sepakat bahwa puasa pada Hari Tasyrik hukumnya haram, kecuali bagi sebagian jamaah haji yang tidak mendapatkan hewan dam sesuai ketentuan syariat.

Hari Tasyrik terakhir menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk menutup rangkaian ibadah Idul Adha dengan memperbanyak doa dan zikir.

Melalui doa sapu jagat, seorang Muslim memohon:

  • Rezeki yang halal dan berkah.

  • Keselamatan dunia dan akhirat.

  • Ampunan dosa.

  • Kesehatan dan ketenangan hidup.

  • Perlindungan dari azab neraka.

  • Keberkahan keluarga dan keturunan.

Karena itu, jangan lewatkan Hari Tasyrik terakhir 13 Dzulhijjah 1447 H untuk memperbanyak doa, takbir, tahlil, dan berbagai amal saleh lainnya. Semoga Allah SWT menerima seluruh ibadah dan kurban yang telah ditunaikan serta mengabulkan setiap doa yang dipanjatkan.



(tya/tey)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads