Kapan Hari Tasyrik 2026? Simak Jadwal dan Dalil Larangannya

Kapan Hari Tasyrik 2026? Simak Jadwal dan Dalil Larangannya

Nur Khansa Ranawati - detikJabar
Kamis, 28 Mei 2026 18:30 WIB
Siluet masjid dengan latar belakang langit temaram.
Ilustrasi masjid (Foto: Jerg Gamarcha/Unsplash)
Bandung -

Hari Tasyrik adalah salah satu momen penting dalam rangkaian Hari Raya Idul Adha yang diperingati umat Muslim. Pada waktu tersebut, jamaah haji sedang berada di Mina untuk melaksanakan rangkaian ibadah melempar jumrah.

Hari Tasyrik juga sangat erat kaitannya dengan ibadah kurban. Pada hari-hari tersebut, umat Islam masih diperbolehkan menyembelih hewan kurban hingga hari tasyrik terakhir. Selain itu, Hari Tasyrik dikenal sebagai hari yang diharamkan untuk berpuasa.

Kapan Hari Tasyrik 2026 berlangsung? Simak ulasan selengkapnya berikut ini!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengertian Hari Tasyrik

Hari Tasyrik adalah tiga hari setelah Hari Nahar atau 10 Dzulhijjah yang bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha. Dengan demikian, Hari Tasyrik jatuh pada tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah setiap tahunnya.

Dilansir dari MUI, kata tasyrik atau tasyriq berasal dari bahasa Arab yang merupakan bentuk masdar dari kata "syarraqa". Kata tersebut memiliki arti matahari terbit atau menjemur sesuatu di bawah sinar matahari. Selain itu, tasyrik juga dimaknai sebagai menghadap ke arah timur atau arah datangnya cahaya matahari.

ADVERTISEMENT

Syekh Ibnu Manzur dalam kitab Lisan al-Arab menjelaskan bahwa para ulama memiliki beberapa pendapat mengenai asal-usul penamaan Hari Tasyrik. Pendapat pertama menyebutkan bahwa istilah tasyrik berkaitan dengan kebiasaan masyarakat zaman dahulu yang menjemur daging kurban agar menjadi dendeng.

Pada masa Rasulullah SAW, masyarakat belum mengenal teknologi pendingin seperti kulkas untuk menyimpan makanan. Karena itu, daging hasil kurban yang jumlahnya melimpah dijemur di bawah sinar matahari supaya lebih tahan lama dan bisa disimpan sebagai persediaan makanan.

Sementara itu, pendapat kedua menyebutkan bahwa penamaan Hari Tasyrik berkaitan dengan waktu pelaksanaan penyembelihan hewan kurban yang dilakukan setelah matahari terbit. Pada hari-hari tersebut, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal ibadah dan dilarang melaksanakan puasa.

Kapan Hari Tasyrik 2026?

Hari Tasyrik berlangsung selama tiga hari setelah Hari Raya Idul Adha atau setelah tanggal 10 Dzulhijjah. Pada tahun 2026, Hari Raya Idul Adha diperkirakan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.

Dengan demikian, Hari Tasyrik 2026 diperkirakan berlangsung pada tanggal:

  • Kamis, 28 Mei 2026 (11 Dzulhijjah)
  • Jumat, 29 Mei 2026 (12 Dzulhijjah)
  • Sabtu, 30 Mei 2026 (13 Dzulhijjah)

Dalam rentang waktu tersebut, umat Islam masih diperbolehkan menyembelih hewan kurban. Waktu penyembelihan dimulai sejak selesai shalat Idul Adha pada 10 Dzulhijjah hingga akhir Hari Tasyrik pada 13 Dzulhijjah.

Larangan di Hari Tasyrik

Salah satu larangan yang paling dikenal pada Hari Tasyrik adalah larangan berpuasa. Pada hari-hari tersebut, umat Islam dianjurkan menikmati makanan dan minuman, terutama hidangan dari daging kurban yang telah disembelih.

Larangan berpuasa di Hari Tasyrik dijelaskan dalam beberapa hadits Rasulullah SAW. Salah satunya adalah hadits riwayat Bukhari berikut:

عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ قَالَا لَمْ يُرَخَّصْ فِي أَيَّامِ التَّشْرِيقِ أَنْ يُصَمْنَ إِلَّا لِمَنْ لَمْ يَجِدْ الْهَدْيَ

"Dari Ibnu 'Umar radhiyallahu anhuma, keduanya berkata: "Tidak diperkenankan untuk berpuasa pada hari Tasyrik kecuali bagi siapa yang tidak mendapatkan hewan qurban ketika menunaikan haji." (HR. Bukhari, no. 1859)

Hadits tersebut menunjukkan bahwa Hari Tasyrik merupakan hari yang dikhususkan untuk menikmati nikmat Allah SWT. Karena itulah, umat Islam dianjurkan makan dan minum sebagai bentuk rasa syukur atas rezeki yang diberikan.

Dalam hadits lainnya, Rasulullah SAW juga menyebut Hari Tasyrik sebagai hari raya umat Islam dan hari untuk makan serta minum.

عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ يَوْمَ عَرَفَةَ وَيَوْمَ النَّحْرِ وَأَيَّامَ التَّشْرِيقِ عِيدُنَا أَهْلَ الْإِسْلَامِ وَهِيَ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ

"Dari Uqbah bin Amir, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Hari Arafah, hari Idul Adha, dan hari Tasyrik adalah hari raya kita pemeluk agama Islam, serta merupakan hari-hari untuk makan dan minum." (HR. An-Nasa'i, no. 2954)

Karena itu, pada Hari Tasyrik umat Islam dianjurkan memperbanyak rasa syukur, berbagi makanan, serta mempererat hubungan dengan keluarga dan sesama.

Amalan Hari Tasyrik

Selain menjadi waktu yang diperbolehkan untuk menikmati makanan dan minuman, Hari Tasyrik juga menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah dan amal saleh.

Salah satu amalan utama yang dianjurkan pada Hari Tasyrik adalah melaksanakan ibadah kurban. Penyembelihan hewan kurban masih dapat dilakukan hingga Hari Tasyrik ketiga atau 13 Dzulhijjah.

Ibadah kurban merupakan amalan yang sangat dicintai Allah SWT. Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda:

مَا عَمِلَ آدَمِىٌّ مِنْ عَمَلٍ يَوْمَ النَّحْرِ أَحَبَّ إِلَى اللَّهِ مِنْ إِهْرَاقِ دَمٍ وَإِنَّهُ لَيَأْتِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ فِى فَرْثِهِ بِقُرُونِهَا وَأَشْعَارِهَا وَأَظْلاَفِهَا وَإِنَّ الدَّمَ لَيَقَعُ مِنَ اللَّهِ بِمَكَانٍ قَبْلَ أَنْ يَقَعَ فِى الأَرْضِ فَطِيبُوا بِهَا نَفْسًا

Artinya: "Tidak ada amalan yang dilakukan oleh manusia pada hari raya kurban, yang lebih dicintai oleh Allah selain menyembelih hewan (berkurban)".

"Sesungguhnya, hewan kurban itu pada hari kiamat akan datang beserta tanduk-tanduknya, bulu-bulu, dan kuku-kukunya. Dan sungguh, sebelum darah kurban itu mengalir ke tanah, pahalanya telah diterima di sisi Allah. Karenanya, lapangkanlah jiwa kalian untuk melakukannya (HR at-Tirmidzi)".

Selain berkurban, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak dzikir dan doa selama Hari Tasyrik. Perintah untuk melaksanakan kurban juga tercantum dalam Al-Qur'an surat Al-Kautsar ayat 2:

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْۗ

"Maka, laksanakanlah shalat karena Tuhanmu dan berkurbanlah!"

Hari Tasyrik juga menjadi waktu yang baik untuk memperbanyak dzikir kepada Allah SWT. Rasulullah SAW menyebut hari-hari tersebut sebagai waktu untuk mengingat dan memuji Allah.

Salah satu doa yang dianjurkan dibaca pada Hari Tasyrik adalah doa sapu jagat berikut:

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Artinya: "Ya Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari siksa neraka."

Demikian ulasan mengenai jadwal Hari Tasyrik 2026, lengkap beserta dalil larangan berpuasa dan amalan yang dianjurkan untuk dilakukan. Semoga bermanfaat!

(iqk/iqk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads