Tikus memang hewan pengerat yang merepotkan. Tikus sering kali nampak di area rumah yang kurang higienis. Tikus mungkin terlihat kecil, tetapi di dalam rumah, mereka dapat menjadi masalah kesehatan yang serius, terutama jika terdapat anak-anak di dalamnya. Tikus dapat mencemari makanan, menyebarkan alergen, merusak kabel listrik, dan membawa bakteri atau virus melalui kotoran dan urine. Tantangannya adalah menyingkirkan mereka tanpa mengubah rumah menjadi eksperimen kimia yang penuh dengan bahaya beracun.
Tentu Detikers ingin rumah terhindar dari tikus yang berkeliaran. Maka dari itu, perlu menggunakan cara yang aman untuk mengusir tikus dari rumah. Alih-alih bergantung pada racun, pengelolaan hama terpadu yang berfokus pada pencegahan, sanitasi, pengusiran, dan metode pengendalian yang tepat sasaran meminimalkan risiko bagi manusia, hewan peliharaan, dan anak-anak.
Tutup Titik Masuk Terlebih Dahulu
Guna mencegah tikus masuk ke dalam rumah, ada baiknya menutup titik lubang terlebih dahulu. Ini adalah strategi jangka panjang yang paling efektif. Tikus biasanya masuk melalui celah di bawah pintu, lubang di sekitar pipa ledeng, dan retakan di dinding. Gunakan penghalang yang aman untuk menutup jalur masuk tikus berupa wol baja, jaring tembaga, pelapis logam, dempul, atau semen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Singkirkan Sumber Makanan dan Air
Tikus mengincar makanan dan air, maka pastikan sumber makanan di tempat yang aman. Simpan makanan dalam wadah tertutup rapat, bersihkan remah-remah yang berserakan di sofa atau lantai, serta hindari meninggalkan makanan hewan peliharaan semalaman. Selain itu, buang sampah secara teratur, perbaiki pipa yang bocor, dan jaga agar area dapur dan kamar mandi tetap kering.
Gunakan Perangkap Jepit dengan Hati-Hati
Perangkap jepit bisa efektif untuk menangkap tikus. Tetapi perlu hati-hati jika terdapat anak di rumah. Pasang perangkap di belakang peralatan rumah tangga yang biasa menjadi tempat tikus berkeliaran. Lalu, jauhkan perangkap dari jangkauan anak-anak.
Para ahli satwa liar tidak menganjurkan penggunaan perangkap lem karena dapat menyebabkan penderitaan berkepanjangan, dehidrasi, dan cedera.
Membersihkan Kotoran Tikus dengan Aman
Langkah ini sangat penting agar tikus tidak dapat mendeteksi keberadaan spesiesnya di tempat tersebut. Jangan pernah menyedot atau menyapu kotoran tikus kering secara langsung karena hal ini dapat menyebarkan partikel yang terkontaminasi ke udara.
Sebelum membersihkan kotoran tikus, gunakan sarung tangan yang baik dan bersih. Semprotkan kotoran hewan dengan disinfektan, lalu diamkan setidaknya selama 5 menit. Usap dengan tisu kertas, lalu buang di dalam kantong sampah yang tertutup rapat.
(iqk/iqk)
