Kehadiran hewan melata kecil dengan kaki yang sangat banyak, atau yang akrab disebut kaki seribu, sering kali mengejutkan penghuni rumah, terutama saat intensitas hujan mulai meningkat. Makhluk artropoda ini sering terlihat merayap tenang di lantai, sudut ruangan, hingga area kamar mandi.
Meskipun kemunculannya sering memicu ketidaknyamanan, kaki seribu sebenarnya tidak dikategorikan sebagai hewan yang menyerang manusia secara agresif. Fenomena ini biasanya berkaitan erat dengan kondisi lingkungan luar yang tidak lagi mendukung habitat alami mereka, sehingga memaksa makhluk ini mencari perlindungan di dalam bangunan manusia.
Berikut pembahasan kaki seribu yang dikutip detikJabar dari pemberitaan detikProperti, Kamis (23/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Faktor Cuaca dan Lingkungan
Kaki seribu pada dasarnya merupakan hewan yang mencintai kegelapan dan kelembapan. Di alam liar, habitat utama mereka berada di bawah tanah yang lembap, tumpukan daun kering, batu, hingga mulsa. Namun, terdapat beberapa kondisi ekstrem yang memicu migrasi mereka ke dalam rumah:
- Curah Hujan Tinggi: Saat musim hujan, lingkungan luar menjadi terlalu basah. Hal ini memaksa kaki seribu mencari tempat berteduh yang lebih kering namun tetap sejuk dan gelap di dalam ruangan.
- Cuaca Panas Ekstrem: Sebaliknya, jika lingkungan luar menjadi terlalu panas dan kering, mereka akan berpindah mencari kelembapan di dalam rumah untuk bertahan hidup.
- Akses Masuk yang Terbuka: Kaki seribu dapat masuk melalui berbagai celah kecil, seperti retakan pada fondasi bangunan, celah di bawah pintu, jendela yang tidak rapat, hingga area di sekitar pipa air.
- Area Persembunyian: Begitu berada di dalam rumah, mereka cenderung bersembunyi di ruang yang sempit, gelap, dan lembap, seperti celah-celah retakan dinding atau lantai.
Kaki seribu (Foto: Getty Images/vinisouza). |
Manfaat Ekologis di Balik Sosok yang Menggelikan
Meski banyak orang ingin segera membasminya, kaki seribu sebenarnya memiliki peran positif bagi ekosistem, khususnya di area kebun atau halaman rumah. Hewan ini berfungsi sebagai dekomposer alami yang membantu menguraikan bahan organik.
Terkait keberadaan mereka, Ryan Farley, CEO LawnStarter, memberikan perspektif yang lebih humanis dalam penanganannya.
"Di rumah, Anda cukup menangkapnya dan memindahkannya ke luar. Jika Anda melihat banyak kaki seribu di dalam ruangan, mungkin perlu memangkas tanaman yang menyentuh rumah atau memindahkan kayu atau tumpukan daun yang mungkin menumpuk terlalu dekat dengan dinding," tutur dia, dikutip dari Homes & Gardens.
Menutup Pintu Masuk dan Mengelola Kelembapan
Langkah pencegahan dianggap jauh lebih efektif dibandingkan harus menghadapi invasi kaki seribu yang sudah terlanjur masuk ke dalam ruangan. Berikut adalah beberapa poin penting untuk mencegah kedatangan mereka:
- Menutup Celah Fisik: Segera perbaiki dan tutup setiap retakan atau bukaan pada dinding fondasi, pintu, dan jendela agar tidak ada akses bagi kaki seribu untuk menyelinap masuk.
- Mengontrol Kelembapan Dalam Ruangan: Gunakan alat seperti dehumidifier untuk mengurangi tingkat kelembapan di ruangan-ruangan tertentu yang cenderung basah.
- Menghilangkan Genangan Air: Pastikan tidak ada genangan air di sekitar fondasi rumah dengan memperbaiki pipa atau keran yang bocor secara rutin.
- Sanitasi Area Luar: Bersihkan tumpukan daun mati, tanaman yang membusuk, batu, atau mulsa yang berada terlalu dekat dengan dinding rumah agar tidak menjadi tempat persembunyian kaki seribu.
Metode Pengusiran yang Aman dan Efektif
Jika kaki seribu sudah ditemukan di dalam rumah, penting bagi penghuni untuk mengetahui cara menyingkirkannya tanpa menimbulkan masalah baru.
- Larangan Menginjak: Jangan sekali-kali menginjak atau memukul kaki seribu sampai gepeng. Tindakan ini justru akan melepaskan bau tak sedap yang sangat menyengat dan sulit hilang dari permukaan lantai atau alas kaki.
- Evakuasi Manual: Cara paling sederhana dan aman adalah dengan menyapunya keluar rumah atau mengambilnya secara perlahan untuk dibuang ke lokasi yang jauh dari hunian.
- Pengusir Alami (Bumbu Dapur):
- Cairan Bawang Putih: Haluskan dua siung bawang putih dengan satu sendok makan minyak sayur, diamkan semalaman, lalu campur dengan air dan sabun cair untuk disemprotkan ke area yang sering dilewati hama.
- Larutan Cuka: Campurkan satu cup cuka putih dengan tiga cup air dan sedikit sabun cuci piring. Bau menyengat dari cuka diketahui efektif menjauhkan kaki seribu.
- Aroma Terapi: Kaki seribu sangat tidak menyukai aroma dari minyak tea tree dan peppermint. Meletakkan benda beraroma ini di titik-titik tertentu dapat menjadi penghalau alami.
- Penggunaan Bahan Kimia: Untuk serangan dalam jumlah besar, penggunaan semprotan pembasmi serangga atau hambatan kimia di area strategis bisa menjadi solusi.
Kaki seribu (Foto: Getty Images/vinisouza). |
Sebagaimana dilansir Australia Plus ABC, seorang pengendali hama, Michael Cutting menjelaskan, "hambatan kimia dan fisik bisa membantu mengatasi serangan kaki seribu dengan mudah."
Secara keseluruhan, kemunculan kaki seribu adalah respon alami terhadap perubahan kondisi lingkungan. Menjaga kebersihan rumah, memastikan ventilasi yang baik untuk mengontrol kelembapan, serta menutup akses-akses kecil, pemilik rumah dapat memastikan hunian mereka tetap nyaman dan bebas dari gangguan makhluk berkaki banyak ini.


