Liburan yang seharusnya penuh kebahagiaan berubah menjadi tragedi dalam sekejap. Momen itulah yang mengawali cerita film American Assassin, saat seorang pemuda kehilangan orang terdekat dan hidupnya bergeser ke arah yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.
Film ini dibintangi Dylan O'Brien sebagai Mitch Rapp. Sosok mentor keras Stan Hurley diperankan Michael Keaton. Peran Irene Kennedy dimainkan Sanaa Lathan. Antagonis utama Ghost diperankan Taylor Kitsch. Selain itu, hadir Shiva Negar sebagai Annika, David Suchet, serta Navid Negahban yang memperkuat jalannya cerita.
Mitch Rapp hanyalah pemuda biasa sebelum tragedi itu terjadi. Kehilangan orang yang ia cintai membuatnya dipenuhi amarah. Ia kemudian memilih jalan berbahaya dengan memburu jaringan teroris secara mandiri.
Aksinya menarik perhatian CIA. Alih-alih menghentikannya, mereka justru melihat potensi besar dalam diri Mitch. Ia direkrut dan ditempatkan di bawah bimbingan Stan Hurley, seorang instruktur berpengalaman dengan metode pelatihan keras.
Latihan demi latihan membentuk Mitch menjadi agen yang lebih tangguh. Ia belajar menghadapi tekanan, mengendalikan emosi, serta menjalankan misi dengan presisi tinggi. Namun luka masa lalu masih terus membayangi setiap langkahnya.
Misi pertama membawa Mitch pada ancaman besar yang melibatkan senjata berbahaya. Ia harus menghadapi Ghost, mantan agen yang memiliki kemampuan setara namun berjalan di jalur berbeda.
Permainan semakin rumit saat konflik berkembang ke tingkat internasional. Mitch dan timnya harus bergerak cepat untuk mencegah bencana besar yang bisa memicu perang skala luas.
Di tengah misi, Mitch mulai memahami dunia yang ia masuki penuh pengkhianatan dan keputusan sulit. Tidak semua hal berjalan sesuai rencana, dan kepercayaan menjadi hal yang mahal.
Ketika semuanya mengarah pada konfrontasi besar, Mitch harus menentukan langkah terakhirnya. Apakah ia mampu mengalahkan musuh yang sama berbahayanya dan menghentikan ancaman sebelum terlambat?
(iqk/iqk)