Bulan Ramadan selalu menghadirkan suasana yang khas. Memasuki pertengahan bulan puasa, semangat beribadah biasanya tetap terjaga, meskipun rutinitas harian sudah kembali berjalan seperti biasa. Bagi para pelajar yang menjalani aktivitas belajar dari rumah atau memiliki waktu luang menjelang berbuka, momen ngabuburit sering terasa berjalan lebih lambat.
Daripada menghabiskan waktu hanya dengan menggulir layar ponsel atau rebahan tanpa kegiatan yang jelas, ada banyak aktivitas kreatif yang bisa dilakukan. Salah satunya adalah mencoba berbagai kegiatan DIY (Do It Yourself) yang sederhana namun menyenangkan.
Selain membantu mengisi waktu menunggu berbuka puasa, kegiatan DIY juga dapat melatih kreativitas, kesabaran, dan produktivitas. Bahkan, hasil karya yang dibuat bisa dimanfaatkan sebagai dekorasi kamar, perlengkapan belajar, hingga hadiah kecil untuk teman atau keluarga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama Ramadan, pemerintah juga mendorong para pelajar untuk tetap melakukan kegiatan positif di luar jam belajar. Hal ini sejalan dengan anjuran dalam Surat Edaran Bersama (SEB) 3 Menteri tentang pembelajaran selama Ramadan 1447 Hijriah atau tahun 2026.
Dalam kebijakan tersebut, siswa dianjurkan memanfaatkan waktu di rumah dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat, baik yang berkaitan dengan pendidikan, aktivitas keagamaan, maupun pengembangan kreativitas.
Memasuki pertengahan Ramadan, kegiatan kreatif seperti DIY bisa menjadi pilihan menarik untuk mengisi waktu ngabuburit. Selain menyenangkan, aktivitas ini juga dapat membantu siswa tetap produktif sambil menunggu waktu berbuka puasa.
Berikut lima ide kegiatan DIY yang mudah dilakukan di rumah dengan bahan sederhana.
1. Membuat Pembatas Buku Bertema Islami
Bagi siswa yang gemar membaca atau rutin melakukan tadarus Al-Qur'an selama Ramadan, membuat pembatas buku bisa menjadi proyek DIY yang sederhana namun bermanfaat.
Aktivitas ini sangat mudah dilakukan bahkan oleh anak usia sekolah dasar. Selain melatih kreativitas, pembatas buku yang dibuat sendiri juga memiliki nilai personal yang lebih bermakna.
Alat dan bahan:
- Kertas karton atau art paper tebal
- Spidol warna
- Penggaris
- Gunting
- Pita kecil (opsional)
- Plastik laminasi
Cara membuat:
Potong karton dengan ukuran sekitar 5 x 15 cm. Setelah itu, buat desain bertema Ramadan seperti gambar bulan sabit, masjid, bintang, atau motif geometris islami.
Tambahkan tulisan pendek seperti "Bismillah", "Ramadan Mubarak", atau target hafalan ayat Al-Qur'an. Lubangi bagian atas pembatas buku lalu pasang pita kecil sebagai hiasan. Agar lebih awet, pembatas buku bisa dilaminasi.
Hasilnya dapat langsung digunakan saat membaca atau tadarus, bahkan bisa dijadikan hadiah kecil untuk teman menjelang Lebaran.
2. Melukis Kaligrafi Sederhana
Bagi siswa yang menyukai kegiatan seni, melukis kaligrafi sederhana bisa menjadi aktivitas ngabuburit yang menyenangkan sekaligus menenangkan.
Tidak perlu membuat kaligrafi yang rumit. Cukup pilih lafaz sederhana seperti "Allah", "Alhamdulillah", atau "Subhanallah".
Kegiatan ini tidak hanya melatih kreativitas, tetapi juga membantu melatih fokus dan kesabaran saat berpuasa.
Alat dan bahan:
- Talenan kayu polos atau kanvas kecil
- Cat akrilik
- Kuas lukis
- Pensil untuk sketsa
- Vernis bening
Langkah membuat:
Mulailah dengan membuat sketsa tipis menggunakan pensil. Setelah itu, warnai huruf kaligrafi dengan warna utama yang diinginkan.
Tambahkan latar belakang dengan gradasi warna agar tampilan lebih estetik. Setelah cat mengering, lapisi dengan vernis bening supaya lebih tahan lama.
Hasil lukisan kaligrafi ini bisa dijadikan dekorasi dinding kamar atau ruang keluarga.
3. Membuat "Ramadan Jar"
Salah satu tradisi yang sering dilakukan selama Ramadan adalah membuat target ibadah harian. Agar lebih menyenangkan, siswa bisa membuat "Ramadan Jar", yaitu stoples yang berisi gulungan kertas berisi target ibadah.
Selain kreatif, kegiatan ini juga dapat membantu melatih disiplin dan tanggung jawab.
Alat dan bahan:
- Stoples bekas
- Kertas warna-warni
- Spidol
- Gunting
- Stiker dekorasi
Cara membuat:
Hias bagian luar stoples dengan tulisan "Ramadan Jar". Setelah itu, tulis berbagai target ibadah di potongan kertas kecil.
Contohnya seperti:
- Membaca 2 halaman Al-Qur'an
- Salat tepat waktu
- Sedekah Rp2.000
- Membantu orang tua di rumah
- Menghafal satu doa pendek
Gulung kertas tersebut lalu masukkan ke dalam stoples. Setiap hari menjelang berbuka, ambil satu hingga tiga gulungan secara acak untuk dijalankan.
Kegiatan ini dapat membuat ibadah selama Ramadan terasa lebih terarah dan menyenangkan.
4. Membuat Kartu Ucapan Ramadan Handmade
Kartu ucapan buatan tangan selalu memiliki kesan yang lebih personal dibandingkan kartu yang dibeli di toko.
Siswa bisa membuat kartu ucapan Ramadan dengan desain yang menarik, seperti ilustrasi masjid saat senja, lentera Ramadan, bulan sabit, atau bintang.
Gunakan kertas karton yang dilipat seperti kartu, lalu hias menggunakan cat air, spidol warna, atau stiker dekoratif.
Tambahkan pesan sederhana seperti:
"Selamat Menjalankan Ibadah Puasa"
"Ramadan Mubarak"
"Semoga Ramadan Penuh Berkah"
Kartu ini bisa diberikan kepada guru, teman, atau anggota keluarga sebagai bentuk perhatian selama Ramadan.
5. Membuat Dekorasi Dinding Ramadan
Ingin suasana kamar terasa lebih meriah selama Ramadan? Membuat dekorasi dinding bertema Ramadan bisa menjadi proyek DIY yang menyenangkan.
Siswa bisa membuat banner bertuliskan "Ramadan Mubarak" atau rangkaian hiasan berbentuk bulan dan bintang.
Caranya cukup sederhana. Gunakan kertas warna atau karton, lalu potong membentuk huruf atau simbol islami. Tempelkan pada tali menggunakan double tape atau lem.
Setelah itu, gantungkan dekorasi tersebut di dinding kamar, jendela, atau ruang keluarga.
Selain membuat suasana rumah terasa lebih hangat, dekorasi ini juga dapat meningkatkan semangat beribadah selama bulan suci.
Mengisi waktu ngabuburit dengan kegiatan DIY bukan hanya membuat waktu menunggu berbuka terasa lebih cepat. Aktivitas ini juga membantu pelajar tetap kreatif, produktif, dan terhindar dari kebiasaan bermalas-malasan.
Dengan alat dan bahan sederhana yang mudah ditemukan di rumah, siapa pun bisa mencoba berbagai ide DIY tersebut.
Memasuki pertengahan Ramadan 2026, kegiatan kreatif seperti ini bisa menjadi cara menyenangkan untuk mengisi waktu sambil tetap menjaga semangat beribadah hingga akhir bulan puasa.
(tya/tya)
