Film Fatman menawarkan sudut pandang tak biasa tentang sosok Santa Claus. Cerita dibuka lewat suasana Natal yang terasa muram, ketika dunia tak lagi ramah pada figur legendaris pembawa hadiah itu.
Santa Claus, yang dikenal dengan nama Chris Cringle, digambarkan sebagai pria tua keras kepala yang mulai kehilangan pamor. Anak-anak semakin jarang bersikap baik, sementara hadiah Natal tak lagi memberi keuntungan. Kondisi ini memaksa Chris menerima kontrak dari pemerintah Amerika Serikat demi menjaga bengkel mainannya tetap hidup.
Di sisi lain, muncul Billy Wenan, bocah kaya yang tumbuh tanpa empati. Rasa kecewa karena hanya menerima batu bara sebagai hadiah Natal berubah menjadi dendam. Dengan dingin, Billy menyewa seorang pembunuh bayaran untuk menghabisi Santa Claus, keputusan yang membuka konflik berbahaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembunuh bayaran itu adalah Jonathan Miller, mantan tentara dengan masa lalu kelam. Karakternya dikenal brutal, tenang, dan nyaris tanpa rasa bersalah. Ketika misi dimulai, perburuan terhadap Santa berubah menjadi perjalanan penuh darah, kekerasan, dan kejutan tak terduga.
Chris Cringle sendiri ternyata bukan Santa biasa. Ia mampu bertarung, menembak, serta memimpin dengan disiplin ala militer. Bersama sang istri setia, Ruth Cringle, Santa bersiap menghadapi ancaman nyata yang datang langsung ke wilayahnya.
Ketegangan memuncak saat Jonathan semakin dekat dengan target. Pertarungan fisik dan mental terjadi, menyingkap rahasia masa lalu Santa yang tak pernah diketahui dunia. Pertanyaan besar muncul, siapa yang akan bertahan ketika Natal berubah menjadi medan perang?
Selain alur cerita yang unik, Fatman diperkuat jajaran pemeran ternama. Mel Gibson tampil sebagai Chris Cringle dengan karakter keras namun manusiawi. Walton Goggins memerankan Jonathan Miller dengan intensitas tinggi. Sementara Marianne Jean-Baptiste hadir sebagai Ruth Cringle yang setia dan tegar.
Nuansa gelap, aksi brutal, serta sentuhan satir membuat film ini jauh dari kisah Natal pada umumnya. Penonton diajak melihat sisi lain Santa Claus, bukan sebagai simbol dongeng, melainkan figur nyata dengan luka dan amarah.
Akhir cerita sengaja dibiarkan menggantung, meninggalkan konflik yang belum sepenuhnya selesai. Apakah Santa mampu bertahan dan menyelamatkan makna Natal, atau justru kehilangan segalanya dalam pertarungan terakhirnya?
Jadwal Acara Trans TV Hari Ini
Simak aksinya di Bioskop Trans TV yang bakal tayang Rabu (24/12/2025) pukul 21.00 WIB, hanya di Trans TV.
05:00 Islam Itu Indah
06:30 Insert Pagi
07:30 CNN Indonesia Good Morning
08:30 Pagi-Pagi Ambyar
10:30 Insert
12:30 Brownis (Obrolan Manis)
14:00 Rumpi (No Secret)
15:00 Insert Today
16:00 CNN Indonesia News Update
16:30 Dream Box Indonesia
17:30 Bikin Laper
18:45 Insert Story
20:00 Dunia Punya Cerita
21:00 Bioskop Trans TV - Fatman
23:00 Bioskop Trans TV - Cold Pursuit
Detikers bisa menyaksikannya di layar kaca, streaming di www.transtv.co.id, melalui aplikasi detikcom, atau berlangganan TransVision. Jangan sampai ketinggalan ya!
