HUT ke-24, Bank Mandiri Pertajam Sinergi Anak Perusahaan

HUT ke-24, Bank Mandiri Pertajam Sinergi Anak Perusahaan

Angga Laraspati - detikJabar
Senin, 03 Okt 2022 10:38 WIB
Bank Mandiri
Foto: Bank Mandiri
Jakarta -

Bank Mandiri menegaskan akan melanjutkan transformasi bisnisnya untuk memberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mempersiapkan SDM yang berdaya saing tinggi dan mampu mengedepankan teknologi.

Regional CEO Bank Mandiri Region VI/Jawa 1 M. Wisnu Trihanggodo mengatakan untuk mewujudkan layanan yang menyeluruh, bank berlogo pita emas ini juga terus mempertajam sinergi anak perusahaan agar ekosistem bisnis Mandiri Group terintegrasi.

"Tujuan utama transformasi bisnis ini adalah agar Bank Mandiri dapat terus memberikan nilai lebih bagi nasabah di seluruh segmen, dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian yang dapat dirasakan oleh masyarakat," imbuh Wisnu dalam keterangan tertulis, Senin (3/10/2022).


Pada perayaan HUT ke-24 yang jatuh 2 Oktober kemarin, Bank Mandiri juga menjadikannya momentum untuk melanjutkan fokus utama yakni membangun dan berkontribusi bagi perekonomian.

Wisnu mengungkapkan perayaan HUT ke-24 kali ini mengusung tema 'Digital & Kekinian' yang mencerminkan perjalanan Bank Mandiri untuk terus relevan dengan perkembangan dan tren dan kebutuhan masyarakat melalui inovasi serta transformasi digital.

"Sejak awal didirikan, Bank Mandiri terus berupaya untuk menjadi pemain utama di industri keuangan. HUT kali ini merupakan momen bagi Mandirian bersiap diri menghadapi tantangan dan tumbuh lebih kuat guna menghadirkan layanan terbaik bagi masyarakat dan nasabah," ujarnya.

Wisnu menuturkan Bank Mandiri akan fokus mengintensifkan pertumbuhan bisnis value chain berbasis ekosistem nasabah. Potensi kewilayahan dan sinergi perusahaan anak juga dinilai akan jadi competitive advantage.

Torehan kinerja Bank Mandiri juga bisa dikatakan solid. Tercatat, hingga akhir Agustus 2022 Bank Mandiri secara bank only telah berhasil membukukan kredit sebesar Rp 887,33 triliun atau tumbuh 9,89% secara year on year (YoY).

Laju kredit Bank Mandiri juga diikuti oleh perbaikan kinerja dari sisi wholesale banking. Tercermin dari kredit wholesale banking Bank Mandiri berhasil mencatatkan pertumbuhan hingga 8,36% YoY.

Pencapaian ini juga menjadi pemantik Bank Mandiri untuk konsisten mendorong ekspansi bisnis wholesale banking yang menjadi karakteristik bisnis perseroan.

"Di ulang tahun yang ke-24 Bank Mandiri telah menginjak usia yang matang. Sebagai perbankan dengan pangsa pasar wholesale banking terbesar kami optimis Bank Mandiri dapat menjadi wholesale bank with unique all-arounder ecosystem potential," tutur Wisnu.

Pertumbuhan kredit tersebut juga selaras dengan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang mencapai 11,10% YoY menjadi Rp 1.036,65 triliun secara bank only, didorong oleh peningkatan dana murah secara bank only yang mencapai Rp 780,5 Triliun atau tumbuh sebesar 14,81% YoY dengan komposisi dana murah mencapai 75,29%.

Pertumbuhan Dana Murah Bank Mandiri juga tak lepas dari hadirnya dua layanan digital Bank Mandiri, yaitu super app Livin' by Mandiri yang menghadirkan solusi berbagai transaksi dan gaya hidup nasabah serta super platform Kopra by Mandiri yang menyediakan solusi bisnis dari hulu ke hilir.

"Sebagai perusahaan publik yang mengedepankan kebutuhan nasabah, Bank Mandiri berkomitmen untuk terus memberikan layanan yang terdepan, menghadirkan kinerja yang terbaik, dan memenuhi berbagai kebutuhan finansial masyarakat," katanya.



Simak Video "AXA Mandiri Hadirkan Webinar Rayakan Kartini"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/ega)