15 Contoh Ice Breaking Seru untuk Mencairkan Suasana

15 Contoh Ice Breaking Seru untuk Mencairkan Suasana

Rully Desthian Pahlephi - detikJabar
Senin, 12 Sep 2022 05:00 WIB
Ilustrasi ice breaking di kantor.
Foto: Jason Goodman/Unsplash

Saat kita sedang melakukan suatu kegiatan, biasanya akan ada waktu kita merasa jenuh, bosan, kurang fokus, dan lelah. Untuk itu, perlu ice breaking untuk mencairkan suasana.

Ice breaking biasa digunakan untuk mengembalikan fokus supaya bisa kembali mengikuti kegiatan dengan baik. Setelah melakukannya, dijamin mood kita akan jauh lebih baik dan siap untuk kembali menjalankan suatu kegiatan.

Pengertian Ice Breaking

Ice breaking adalah istilah dari bahasa Inggris yang memiliki arti "memecah es". Aktivitas ini sering dilakukan dalam berbagai acara, seperti training karyawan, masa orientasi sekolah/kampus, atau pembelajaran sehari-hari di kelas.


Ice breaking bertujuan untuk memecah 'kebekuan' yang ada selama kegiatan berlangsung. Kebekuan di sini maksudnya adalah situasi yang terasa tidak mengenakkan seperti bosan dan kelelahan.

Menurut Syam Mahfud, ice breaking adalah suatu aktivitas kecil dalam suatu acara yang bertujuan agar peserta mengenal peserta lain dan merasa nyaman berada di lingkungannya. Kegiatan ice breaking biasanya akan dipimpin oleh satu atau beberapa orang dan pesertanya perlu mengikuti instruksi dari pemimpin tersebut.

Jenis-Jenis Ice Breaking

1. Yel-yel

Meskipun sederhana, tetapi yel-yel mampu memulihkan kondisi peserta. Dengan melakukan yel-yel, konsentrasi akan kembali dan menumbuhkan semangat yang tinggi di kalangan peserta untuk melanjutkan lagi kegiatan sebelumnya.

2. Menyanyi

Aktivitas ini bisa dilakukan sebagai salah satu jenis dari ice breaking. Menyanyi bisa dilakukan secara bersama-sama atau bisa juga menunjuk salah seorang untuk menyanyikan sebuah lagu.

3. Tepuk Tangan

Kegiatan ini juga merupakan kegiatan yang mengekspresikan kegembiraan. Tepuk tangan bisa dimodifikasi sedemikian rupa sehingga bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan bagi para peserta.

4. Bermain Games

Jenis yang satu ini mungkin adalah jenis paling favorit sebagai pilihan untuk melakukan ice breaking. Ada banyak cara yang bisa dijadikan game dalam ice breaking, seperti sambung lirik, tebak lagu, dan lain sebagainya.

Manfaat Melakukan Ice Breaking

Berikut ini adalah manfaat yang bisa kita dapatkan dengan melakukan ice breaking:

  • Menghilangkan kebosanan dan keletihan
  • Melatih peserta berpikir secara kreatif
  • Melatih peserta untuk berinteraksi dalam kelompok
  • Melatih kerja sama tim
  • Melatih kemampuan peserta dalam problem solving
  • Melatih jiwa kepemimpinan
  • Meningkatkan rasa percaya diri
  • Meningkatkan gairah dan semangat
  • Meningkatkan konsentrasi untuk melanjutkan aktivitasnya

Waktu yang Tepat untuk Ice Breaking

Ketika kamu berperan sebagai seseorang yang membawakan suatu kegiatan, misalkan pembawa acara, guru, atau narasumber seminar, kamu harus cermat untuk melihat gerak-gerik peserta. Ketika peserta sudah terlihat bosan dan letih, waktu tersebut adalah waktu yang tepat untuk melakukan ice breaking.

Biasanya, peserta akan merasa bosan dan letih setelah beberapa jam sejak acara dimulai. Misalnya, jika kamu memulai acara jam 8, kamu bisa melakukan ice breaking seru di sekitar jam 10 untuk mengembalikan semangat dari peserta.

Contoh Ice Breaking

1. Yel-yel

Contoh ice breaking yang pertama adalah dengan melakukan yel-yel. Coba ciptakan suatu yel-yel untuk membuat suatu kelompok jadi lebih semangat, jangan lupa melakukannya dengan kompak dan riang gembira.

2. Sambung Kata

Permainan sambung kata akan menguji kecepatan berpikir dan juga melatih konsentrasi peserta. Permainan ini memerlukan seorang instruktur untuk menunjuk salah seorang untuk mengatakan suatu kata secara acak, lalu peserta selanjutnya akan mengeluarkan kata yang berhubungan dengan kata sebelumnya secara cepat.

3. Tebak Gambar

Permainan ice breaking seru yang satu ini bisa dimainkan secara berkelompok untuk melatih kerja sama tim. Instruktur akan menunjukkan satu buah gambar kepada orang pertama, lalu orang pertama bertugas untuk menggambarnya dengan waktu singkat dan berlanjut sampai orang terakhir bertugas menebak gambar apa yang dimaksud.

4. Tebak Lagu

Permainan yang satu ini juga nggak kalah serunya dari permainan yang lain. Sebagai instruktur, kamu bisa menunjuk seseorang untuk menyanyikan sebuah lagu lalu peserta bertugas untuk menebaknya.

5. Ingat Kata

Permainan yang satu ini akan terasa semakin sulit karena kata yang perlu diingat akan semakin banyak. Misalnya, orang pertama menyebutkan kata "saya", lalu orang kedua menyebutkan kata "saya membeli", orang ketiga melanjutkan, "saya membeli sepatu" dan terus dilanjutkan sampai ada peserta yang gagal mengingat kata yang sudah disebut sebelumnya.

6. Berhitung

Permainan ini sangat menyenangkan dan akan melatih konsentrasi peserta. Misalnya, setiap peserta harus berhitung, akan tetapi ketika angka menginjak hitungan kelipatan 4, maka peta tersebut harus mengatakan "dorrr".

Jadinya begini: satu, dua, tiga, dorrr, lima, enam, tujuh, dorrr, sembilan, sepuluh, sebelas, dorr, dan berlanjut terus. Permainan berhenti jika ada peserta yang menyebutkan angka kelipatan 4.

7. Permainan Mengikuti Apa yang Didengar

Peserta hanya perlu konsentrasi untuk melakukan sesuatu sesuai instruksi dari instruktur. Misalnya, instruktur memegang hidung, tetapi mengatakan "pegang telinga", jika ada peserta yang malah memegang hidung, berarti peserta tersebut kalah.

8. Sambung Cerita

Permainan ini akan mengasah kemampuan kreatif peserta. Cara permainannya adalah dengan menunjuk satu orang untuk bercerita tentang apa pun lalu instruktur akan memberhentikannya di satu kata, lalu orang selanjutnya bertugas untuk melanjutkan cerita dan berlanjut begitu sampai orang terakhir.

9. Siapa Dia?

Permainan ice breaking seru yang satu ini akan membuat peserta lebih mengenal satu sama lain. Tunjuklah satu orang untuk memperkenalkan nama dan latar belakangnya, lalu tunjuk orang kedua untuk menyebutkan identitas orang sebelumnya lalu memperkenalkan dirinya, lakukan terus sampai orang terakhir.

10. Tebak Kata

Permainan ini dijamin akan terasa sangat seru dan bisa meningkatkan kekompakan peserta. Tunjuklah dua orang untuk bermain yang masing-masing bertugas sebagai penebak dan pemberi keterangan.

Kedua orang ini diberikan suatu kata untuk ditebak, penebak bebas menanyakan apa pun kepada pemberi keterangan, tetapi pemberi keterangan hanya bisa mengatakan ya, tidak, atau bisa jadi. Lakukan permainan ini dengan batasan waktu supaya lebih seru dan menegangkan.

11. Tic Tac Toe

Permainan ice breaking seru ini bisa dilakukan untuk menguji pengetahuan serta kecerdikan. Instruktur bisa membentuk dia tim yang akan bersaing juga menyiapkan tabel tic tac toe.

Instruktur akan memanggil satu peserta dari masing-masing tim untuk menjawab pertanyaan, peserta yang mampu menjawab pertanyaan berhak memberikan tanda pada tabel tic tac toe. Tim pertama yang berhasil membuat garis lurus, berarti tim itu yang menang.

12. Pagi, Siang, dan Malam

Permainan ini akan menguji fokus peserta. Jadi instruktur akan memberikan aba-aba "pagi" maka tepuk satu kali, "siang" maka tepuk dua kali, "malam" maka tepuk tiga kali.

Instruktur akan menyebutkan ketiga kata ini secara cepat dan acak. Maka dari itu, peserta harus berkonsentrasi untuk bisa memenangkan permainan ini.

13. Asosiasi Kata

Di permainan ini, peserta diwajibkan untuk menyebutkan kata yang berhubungan dengan kata yang disebutkan instruktur secara cepat. Biasanya, permainan ini akan menghasilkan jawaban spontan yang menarik dan lucu.

14. Bernyanyi

Kegiatan ini juga bisa dilakukan sebagai pilihan ice breaking seru. Kamu bisa meminta seluruh peserta untuk bernyanyi bersama-sama secara riang gembira.

15. Menyampaikan Lelucon

Selain dengan yel-yel, permainan, atau bernyanyi, lelucon yang kamu sampaikan juga bisa saja mencairkan suasana. Cobalah membuat lelucon yang relate dengan peserta sehingga kemungkinan peserta untuk tertawa jadi semakin besar.

Hal yang Perlu Diperhatikan saat Ice Breaking

1. Faktor Waktu

Kamu perlu memperhatikan faktor waktu. Jangan sampai aktivitas ice breaking memakan waktu terlalu banyak supaya kegiatan utama bisa berjalan dengan baik.

2. Faktor Peralatan

Aktivitas ice breaking yang dipilih perlu dilakukan dengan peralatan sederhana yang tidak sulit dicari. Kalau perlu, lakukan kegiatan yang tidak perlu alat sama sekali.

3. Faktor Keselamatan

Faktor yang satu ini juga merupakan faktor penting yang perlu diperhatikan. Ketika bermain games, pastikan bahwa games tersebut aman dan tidak berbahaya bagi peserta.

4. Faktor Edukasi

Ice breaking yang dilakukan harus tetap mengandung nilai-nilai edukasi. Beberapa nilai edukasi yang bisa diselipkan dalam ice breaking seperti kreativitas, fokus, kerja sama, kekompakkan, dan lain sebagainya.

Nah, itu dia penjelasan mengenai ice breaking yaitu kegiatan menyenangkan untuk membuat suasana jadi lebih cair. Contoh ice breaking mana yang mau kamu coba?



Simak Video "Ini Alasan Anindita Hidayat Jadi Influencer"
[Gambas:Video 20detik]
(khq/fds)