Respons Walkot Bandung soal Penyerangan Berdarah di Pasar Caringin

Respons Walkot Bandung soal Penyerangan Berdarah di Pasar Caringin

Rifat Alhamidi - detikJabar
Minggu, 25 Okt 2026 19:15 WIB
Ilustrasi garis polisi
Ilustrasi garis polisi. (Foto: Ari Saputra)
Bandung -

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan ikut merespons kasus penyerangan yang terjadi di Pasar Caringin, Sabtu (24/10) sore. Ia menyerahkan perkara itu dan percaya pelakunya bisa segera ditangkap.

Sebagaimana diketahui, kasus penyerangan ini telah mengakibatkan dua orang tewas yaitu Fikri Ramadhan (22) dan Tisna (37). Sementara itu, satu rekannya yakni Agus Safari, dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka hingga jarinya putus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kejadian yang sangat memprihatinkan. Bentrokan ini tidak seharusnya terjadi, tapi saat ini kami betul-betul menyerahkan kembali semua penanganan ini kepada kepolisian," katanya, Minggu (25/10/2026).

"Kami percaya bahwa baik Polsek maupun Polrestabes Bandung akan bisa menanganinya dan segera menangkap para pelakunya yang ternyata telah meninggalkan TKP," ucapnya menambahkan.

ADVERTISEMENT

Menurut Farhan, Pasar Caringin merupakan area yang dikelola pihak swasta. Namun, ia memastikan Pemkot Bandung ikut bertanggungjawab, terutama masalah keamanan.

"Namun untuk kejadian di dalam wilayah pasar, maka kami akan meminta keterangan dari pihak pengelola, khususnya pengelola keamanan di dalam pasar tersebut. Polsek dan Polrestabes kan sudah turun tangan nih, jadi kami juga akan berkoordinasi dengan Polrestabes," ungkapnya.

"Kami tidak pernah berhenti berkoordinasi, dari mulai penanganan sampah sampai masalah keamanan. Jadi untuk masalah satu ini pun kami akan memberikan atensi lebih," pungkasnya.

(ral/sud)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads