Fakta-fakta Jajang Tewas Bersimbah Darah Usai Dianiaya

Fakta-fakta Jajang Tewas Bersimbah Darah Usai Dianiaya

Tim detikJabar - detikJabar
Selasa, 06 Okt 2026 07:30 WIB
Ilustrasi pembunuhan
Ilustrasi pembunuhan. Foto: (Getty Images/ilbusca)
Tasikmalaya -

Jasad Jajang Nuryadin (36) ditemukan di Kampung Cibeureum, Tanjungjaya, Tasikmalaya pada Sabtu (3/10). Ia diduga menjadi korban pembunuhan lantaran ditemukan tewas dengan sekujur tubuh yang mengalami luka parah.

Berikut fakta-fakta dalam kejadian ini:

Ditemukan Bersimbah Darah

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga dalam keadaan telentang dan bersimbah darah. Korban mengalami luka berat di bagian kepala akibat sabetan senjata tajam dan hantaman benda keras.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Anggota Satreskrim Polres Tasikmalaya dan Polsek Tanjungjaya langsung turun ke lokasi begitu menerima laporan," ujar Kasubsi Humas Polres Tasikmalaya, Aipda Triana Anggasari, kepada detikjabar, Senin (5/10).

ADVERTISEMENT

Korban Ditemukan Sudah Kondisi Tewas

Petugas menerima laporan dari seorang warga bernama Olik Suwandi yang mendapat kabar dari warga sekitar. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia di lokasi kejadian akibat penganiayaan berat.

Polisi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap kasus ini. Kurang dari 12 jam setelah penemuan jasad, Satreskrim Polres Tasikmalaya berhasil membekuk terduga pelaku sekitar pukul 20.30 WIB di hari yang sama.

Pelaku berinisial PF alias Ipal (38), yang merupakan warga setempat, langsung diamankan pihak kepolisian.

"Pelaku sudah kami amankan dan telah mengakui perbuatannya melakukkan penganiayaan hingga menyebabkan kematian korban," tegas Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Heru Syamsul Bahri.

Polisi Gelar Autopsi

Untuk melengkapi bukti penyidikan, polisi menggelar autopsi jasad korban di RSUD KHZ Musthafa pada Senin (5/10) siang.

"Hari ini dilakukan autopsi di RSUD KHZ Musthafa untuk melengkapi bukti penyidikan. Tim dokter forensik memeriksa sejumlah luka yang diderita korban," kata AKP Heru.

Alami Banyak Luka

Berdasarkan hasil visum luar, korban mengalami sembilan luka parah di bagian kepala. Luka terbuka ditemukan di dahi atas kanan sepanjang 6 cm, dahi tengah 2 cm, luka di bagian bawah dan atas bibir, hingga gigi korban yang mengalami kerusakan. Selain itu, tubuh korban juga dipenuhi luka lecet pada bagian lutut, pinggang, dan siku.

Selain otopsi, polisi juga menggelar pra-rekonstruksi di lokasi kejadian dan mengamankan sejumlah barang bukti.

"Kami juga menggelar pra-rekonstruksi agar kasus ini semakin terang benderang. Setelah proses autopsi selesai, jasad korban akan segera kami serahkan kepada pihak keluarga," pungkas Heru.

Saat ini, polisi masih terus mendalami motif di balik aksi keji pelaku.

(wip/sud)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads