'Bercanda Keterlaluan' Oknum Pejabat di Sukabumi Diduga Duduki Siswi PKL

'Bercanda Keterlaluan' Oknum Pejabat di Sukabumi Diduga Duduki Siswi PKL

Tim detikJabar - detikJabar
Selasa, 15 Sep 2026 08:27 WIB
Pelecehan Seksual
Ilustrasi pelecehan (Foto: iStock)
Sukabumi -

Kabar dugaan perlakuan tidak pantas terhadap siswi Praktik Kerja Lapangan (PKL) menerpa lingkungan Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi. Dugaan tindakan tersebut menyeret salah satu oknum pejabat senior di dinas tersebut.

Kabar tak sedap soal isu dugaan pelecehan seksual itu merebak luas pada awal September. detikJabar sempat meminta konfirmasi langsung kepada Kepala Dishub Kabupaten Sukabumi, Mubtadi Latif, pada Sabtu (5/9/2026).

Kala itu, detikJabar belum mendapat informasi maupun keterangan resmi lanjutan dari pihak sekolah tempat siswi mengenyam pendidikan maupun aparat kepolisian setempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam wawancara tersebut, Mubtadi berdalih apa yang dilakukan oknum bawahannya tersebut berawal dari gurauan, kendati ia mengakui perbuatan itu telah melampaui batas kewajaran.

"Prosesnya, maksudnya proses, ya udah diketahui, udah dilaporkan," kata Mubtadi saat dikonfirmasi via sambungan telepon.

ADVERTISEMENT

"Intina mah da heureuy (bercanda) keterlaluan kitu. Jangan dibayangkan, sampai terjadi apa-apa, panjang lebar, enggak sebetulnya," ungkap Mubtadi.

Saat disinggung mengenai bentuk perlakuan yang dimaksud, Mubtadi menerangkan kejadian bermula saat korban sedang duduk lalu diduduki oleh oknum bersangkutan. Ia menegaskan sikap bercanda semacam itu tetap tidak dapat ditoleransi.

"Ah da heureuy (bercanda), cuma, dia lagi duduk, didudukin gitu. Bagi saya mah tetep terjadi, cuman, nanti ya tidak seperti yang dibayangkan gitu, kumaha remas-remas, enggak. Pokoknya mah kitu lah, heureuy, heureuy biasa, cuman keterlaluan memang. Enggak bisa ditolerir, ya," jelasnya.

Menyikapi insiden yang bergulir di kantornya, Mubtadi mengaku langsung mengambil langkah dengan mengumpulkan para siswa magang di kantor Dishub.

"Iya kemarin dikumpulkan, kasihan anak-anak yang ini," ujar Mubtadi.

Belakangan, pihak sekolah tempat korban menimba ilmu akhirnya angkat bicara. Kepala Sekolah berinisial N membenarkan adanya aduan dari siswinya terkait dugaan perlakuan pelecehan, baik verbal maupun non-verbal, saat bertugas magang.

Merasa nama baik lembaga dan hak anak didiknya tercederai, pihak sekolah pun resmi melayangkan laporan ke kepolisian.

"Untuk lebih lanjutnya kami melaporkan ke pihak kepolisian untuk mencari titik terangnya. Kami sudah resmi laporan ke kepolisian," tegas N.

Merespons laporan tersebut, aparat kepolisian memastikan telah turun tangan untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Diketahui pihak kepolisian sendiri telah mendalami perkara dugaan asusila yang menyeret oknum pejabat dinas tersebut.

(yum/yum)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads