5 Fakta Preman Kampung Berkapak Ancam Gadis Penjaga Warung di Garut

5 Fakta Preman Kampung Berkapak Ancam Gadis Penjaga Warung di Garut

Tim detikJabar - detikJabar
Senin, 14 Sep 2026 09:30 WIB
Aksi viral bang jago Garut.
Aksi viral bang jago Garut. (Foto: Istimewa)
Garut -

Aksi seorang preman kampung mengancam gadis penjaga warung menggunakan linggis dan kapak di Leles, Kabupaten Garut, viral di media sosial.

Di balik rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi tersebut, polisi mengungkap kejadian itu bermula dari persoalan pembayaran rokok. Berikut lima fakta di balik teror preman berkapak tersebut.

1. Bermula dari Rokok dan Uang Kurang Rp 5 Ribu

Peristiwa itu terjadi di Kampung Kandang Kidul, Desa Kandang Mukti, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Kapolsek Leles AKP Wawan mengatakan, pria tersebut awalnya datang ke warung untuk membeli rokok.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kejadiannya sekitar jam 12 siang. Pelaku datang ke lokasi dengan maksud hendak membeli rokok," ucap Wawan.

ADVERTISEMENT

Penjaga warung kemudian memberikan sebungkus rokok kepada pria yang belakangan diketahui bernama Suhendar alias Enday (33). Enday menyerahkan uang untuk membayar rokok tersebut. Namun, uang yang dia berikan ternyata masih kurang Rp5 ribu.

2. Ditegur soal Uang, Pelaku Malah Marah

Penjaga warung kemudian menjelaskan kepada Enday bahwa uang yang dia berikan belum cukup untuk membayar rokok.

Namun, Enday tidak menerima penjelasan tersebut. Dia justru marah dan meninggalkan warung. Tak lama kemudian, Enday kembali ke warung dengan membawa linggis dan kapak.

"Pelaku kemudian pulang dan mengambil linggis dan kapak. Jadi di video viral itu, kejadiannya setelah membeli rokok, dan pelaku datang lagi," ungkap Wawan.

3. Linggis dan Kapak Keluar dari Balik Baju

Aksi Enday kemudian terekam kamera CCTV yang terpasang di lokasi kejadian.

Dalam rekaman tersebut, Enday terlihat marah saat berdialog dengan penjaga warung. Dia kemudian mengeluarkan linggis dan kapak dari balik bajunya. Aksi itu membuat korban ketakutan.

Setelah kejadian, Enday meninggalkan lokasi. Sementara korban menangis dan langsung menceritakan kejadian tersebut kepada orang tuanya.

4. Polisi Tangkap Pelaku Saat Tertidur

Orang tua korban kemudian mendatangi Polsek Leles untuk melaporkan kejadian tersebut. Polisi bergerak mencari Enday dan berhasil mengamankannya pada hari yang sama.

"Kami amankan hari Jumat tengah malam saat sedang tertidur di rumahnya," ujar Wawan.

Penangkapan itu mengakhiri aksi Enday setelah sebelumnya membuat korban ketakutan di warung.

5. Enday Disebut Kerap Bikin Resah Warga

Polisi menyebut aksi tersebut bukan kali pertama Enday membuat warga sekitar resah. Enday diketahui kerap membuat onar di kampung setempat. Dia disebut sering berbelanja tetapi tidak membayar, membayar tidak sesuai harga, hingga berutang.

Kebiasaan itu membuat pemilik warung di lingkungan tersebut merasa resah. Wawan juga menyebut Enday merupakan residivis dalam kasus yang sama.

"Pernah dipenjara karena kasus kepemilikan senjata tajam," pungkas Wawan.

(sud/sud)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads