4 Fakta Wanita Cianjur Tewas di Mes Peternakan

4 Fakta Wanita Cianjur Tewas di Mes Peternakan

Tim detikJabar - detikJabar
Selasa, 01 Sep 2026 09:00 WIB
Ilustrasi
(Foto: Dok.Detikcom)
Cianjur -

Polisi bergerak memburu pelaku pembunuhan Imas Maskah (44) yang ditemukan tewas dengan sejumlah luka akibat benturan benda tumpul di dalam mes pekerja peternakan ayam di Kampung Cisampih, Desa Cikancana, Kecamatan Warungkondang, Cianjur. Identitas terduga pelaku disebut telah dikantongi penyidik.

Berikut fakta-faktanya:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Dihubungi Tak Menjawab

Informasi yang dihimpun detikJabar, kematian korban pertama kali diketahui oleh kerabatnya yang berulang kali menghubungi Imas, namun tak kunjung mendapat jawaban.

"Sejak Jumat (28/8/2026) pergi, katanya mau ke peternakan. Tapi sampai kemarin pagi ditelepon tidak diangkat, sedangkan di rumah tidak ada. Makanya saya coba susul ke peternakan," ujar Tuti, kerabat korban, Senin (31/8/2026).

ADVERTISEMENT

2. Tewas di Mes Peternakan

Karena curiga, keluarga mendatangi tempat yang dituju Imas, yakni sebuah mes peternakan ayam. Saat tiba di sana, keluarga mendapati Imas telah meninggal dunia dengan posisi telentang.

"Korban ditemukan tewas dalam keadaan terlentang di salah satu mes peternakan," ucap Kapolres Cianjur AKBP A Alexander Yurikho.

3. Luka Memar di Belakang Kepala

Menurut Yurikho, di bagian belakang kepala korban ditemukan luka memar yang diduga disebabkan benturan benda tumpul. Polisi juga menduga Imas tewas karena dibunuh.

"Korban diduga meninggal akibat hantaman benda tumpul. Jadi korban diduga meninggal akibat pembunuhan," tuturnya.

4. Kantongi Identitas Pelaku

Dia mengatakan pihaknya sudah melakukan penyelidikan dan mengantongi identitas pria yang diduga menjadi pelaku pembunuhan tersebut.

"Identitasnya sudah kami kantongi. Kami sedang cari dan buru pelakunya, secepatnya aman kami tangkap," pungkasnya.

(bba/orb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads