Satpam Tewas Terborgol di Jatiluhur, Polisi Dalami soal Geng Motor

Satpam Tewas Terborgol di Jatiluhur, Polisi Dalami soal Geng Motor

Rifat Alhamidi - detikJabar
Senin, 27 Jul 2026 15:11 WIB
TKP Satpam Waduk Jatiluhur Tewas Terborgol
TKP Satpam Waduk Jatiluhur Tewas Terborgol (Foto: Dian Firmansyah/detikJabar)
Purwakarta -

Polda Jawa Barat turut mendalami kematian Sumarna (43), petugas keamanan yang ditemukan tewas tenggelam dengan tangan terborgol di Waduk Jatiluhur, Purwakarta. Polisi sedang menyelidiki dugaan keterlibatan geng motor di balik kasus tersebut.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Hendra Rochmawan mengatakan, dugaan mencuat setelah sejumlah unggahan muncul di media sosial. Bahkan pada saat itu, unggahan tersebut turut menampilkan wajah beberapa orang sebelum korban ditemukan tewas dengan posisi terborgol.

"Kami masih mengedepankan asas eh asas praduga tidak bersalah dulu ya, sebelum bukti permulaannya cukup kuat ini untuk memasukkan yang bersangkutan sebagai tersangka atau tidak," kata Hendra, Senin (27/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menyatakan, penyelidik Polda Jabar masih mendalami dan mengumpulkan informasi soal dugaan keterlibatan ini. Jika ditemukan bukti permulaan yang cukup, sejumlah orang tersebut nantinya akan diperiksa untuk dimintai keterangan.

ADVERTISEMENT

"Ada informasi yang terkait dengan karena menegur dari kelompok geng motor ini, masih kita dalami, ya. Masih kita selidiki. Apabila nanti ada korelasi dan sebagainya dari keterangan-keterangan saksi yang sudah kita periksa ini, nanti akan kita sampaikan," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang petugas satuan pengamanan (satpam) objek vital Waduk Jatiluhur bernama Sumarna (4$) ditemukan tak bernyawa di tepian danau area Tanggul Ubrug, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (24/7/2026) siang. Saat ditemukan, korban yang masih mengenakan seragam dinas lengkap tersebut berada dalam kondisi mengenaskan dengan kedua tangan terborgol ke belakang.

Saat itu, korban diketahui tengah menjalankan tugas piket malam di area waduk sebelum akhirnya ditemukan tewas. Dugaan kuat mengarah pada tindak pidana pembunuhan.

Peristiwa ini terungkap setelah rekan kerja korban merasa curiga karena Sumarna hilang kontak sejak pukul 03.00 WIB dini hari. Pencarian kemudian dilakukan oleh kepala satpam bersama warga di sekitar area waduk. Jasad korban akhirnya ditemukan mengapung di pinggir air sekitar pukul 11.00 WIB.



(ral/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads