Cucu Yusup (42) masih belum pulih 100 persen usai aksi massa di Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya Minggu (26/7). Pria bertubuh gempal ini masih beristirahat di rumahnya di Kampung Sindangkasih, Desa Singasari, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya Senin (27/7). Wajahnya lebam, pelipis mata bengkak serta bibirnya bonyok.
Pria wiraswasta itu kini hanya bisa diobati seadanya di rumah. Ia mengaku tidak sadar dengan perbuatannya sebelum massa menghakiminya.
"Saya enggak sadar waktu kejadian itu, jadi sayanya khilaf," kata Cucu Yusup dalam video yang diterima detikJabar, Senin (27/7).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cucu menuturkan, sebelum kecelakaan ia mengonsumsi obat batuk dalam jumlah banyak. Pengaruhnya membuat ia tampak seperti orang mabuk, yang hilang kesadaran.
"Saya pas nyetir dari Bojonggambir ke Culamega, saya tidak sadar. Tiba-tiba mobil sudah masuk ke kebun teh," ujar Cucu.
Mobil pikap yang dikendarainya terperosok sekitar 5 meter dari bahu jalan di Kampung Kopeng, Desa Pedangkamulyan. Saat warga datang hendak menolong, Cucu justru bersikap di luar kendali. Ia sempat menghentikan pengendara lain untuk meminjam mobil dan melempar batu.
"Niat minta tolong, malah saya nyerang orang (yang) mau nolong kan karena enggak sadar sayanya," katanya.
"Saya mau minta maaf sama warga, saya mau cari satu per satu yang saya sakiti, mau saya mohon maaf. Sama yang dilempar batu juga saya enggak sadar," kata Cucu.
Cucu juga mengaku menerima perlakuan warga karena ulahnya salah.
"Pokoknya saya mau minta maaf. Saya nerima juga ada perlakuan gini (dipukul massa) karena kelakuan saya,"tambahnya.
Bukan Begal
Kapolsek Bojonggambir IPTU Agus Sukmana membenarkan Cucu adalah korban kecelakaan tunggal, bukan begal seperti yang sempat disangkakan warga.
Fakta terbaru, Cucu Yusuf ternyata sempat naik mini bus milik warga lain dengan dalih meminta pertolongan pasca kecelakaan. Namun di perjalanan, Cucu justru mencekik leher sopir karena berupaya mengambil alih kemudi.
Aksinya digagalkan istri pengendara mobil yang menggigit Cucu pada bagian punggungnya.
"Jadi dalam pengaruh obat batuk berlebih C ini di luar kendali sikapnya. Malahan dia sempat mencekik pengendara mobil yang menolongnya. Digagalkanlah, sama istri pengendara ini. Akhirnya ketemu banyak orang di situlah teriak pengendara ini," kata Agus.
Polisi mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh video yang beredar. Persoalan ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan.
"Kami imbau warga cek dulu kebenarannya. Jangan sampai main hakim sendiri," pungkas Agus.
(yum/yum)
