Ucapan Pertama Wanita di Bandung Usai 3 Tahun Disekap Pacar

Ucapan Pertama Wanita di Bandung Usai 3 Tahun Disekap Pacar

Wisma Putra - detikJabar
Kamis, 18 Jun 2026 13:27 WIB
a woman sitting on ground with arm around lower head, sexual violence , sexual abuse, human trafficking concept with shadow edge in white tone
Ilustrasi penganiayaan (Foto: Getty Images/iStockphoto/Favor_of_God)
Bandung -

YTR (sebelumnya ditulis YTT) menjadi korban penganiayaan dan penyekapan yang diduga dilakukan kekasihnya berinisial TH. Perempuan berusia 29 tahun, dianiaya dan disekap di indekosnya yang ada di wilayah Cileunyi, Kabupaten Bandung belum lama ini.

Aksi dugaan penganiayaan yang dilakukan pria berinisial TH sudah dilaporkan pihak keluarga ke Polda Jawa Barat pada Jumat, 12 Juni 2026.

Dalam kejadian ini, korban mengalami luka berat di antaranya tidak bisa melihat secara normal, bibir sumbing, sulit berbicara hingga tidak bisa berjalan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kakak korban, Melanie Silviani mengatakan, jika korban masih dilakukan perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.

"Baru dibersihkan luka-luka yang infeksi di bagian kepala dan wajah, soalnya di kepalanya masih ada cairan nanah," kata Melanie dihubungi via pesan singkat, Kamis (18/6/2026).

ADVERTISEMENT

Melanie sebut, penanganan terhadap korban akan dilanjutkan jika cairan nanah di bagian kepalanya sudah bersih.

"Nunggu itu keluar dulu semua, baru operasi lanjutan untuk memperbaiki struktur wajah yang hancur," ungkapnya.

Menurutnya, korban merupakan adik kedua dari empat bersaudara. Saat ini korban, sudah bisa berkomunikasi namun suaranya belum jelas. "Bisa cuma belum jelas," ujarnya.

Disinggung kata pertama yang diucapkan korban, Melanie sebut adiknya minta maaf.

"Pertama yang diucapin minta maaf," tuturnya.

Terkait penganiayaan dan penyekapan yang dialami korban, Melanie sebut jika adiknya sempat tidak jujur dan menutup-nutupi kejadian yang menerpanya.

"Pas ditanya dokter lukanya kenapa, dia malah nangis dan bilang kalau dia jatuh dari kamar mandi. Lalu kelamaan dia bilang, kalau dia disiksa," jelasnya.

Melanie menurutkan, adiknya tak jujur dan menutup-nutupi kejadian yang menerpanya. Diduga korban mengalami trauma berat terhadap pelaku.

"Awalnya enggak (jujur). Ke sini-ke sini baru ngomong. Karena katanya kalau dia macam-macam ya, itu pasti dipukuli habis-habisan," tambah Melanie.

Dalam kejadian ini, Melanie minta polisi untuk segera menangkap pelaku dan memberikan hukuman setimpal kepada pelaku.

"Harapan saya, semoga pelaku cepat ketangkap dan diberikan hukuman yang seberat-beratnya. Kalau bisa hukum mati supaya tidak meresahkan," pungkasnya.

(wip/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads