Toko elektronik di Jalan Pangeran Hidayatullah, Kabupaten Cianjur, nyaris menjadi sasaran aksi pencurian. Pelaku bahkan sempat menodongkan dan menembakkan pistol yang diduga merupakan airsoft gun kepada pemilik toko.
Dalam rekaman CCTV yang berhasil merekam aksi tersebut, tampak pelaku yang mengenakan jaket hijau dan celana pendek mendekati toko elektronik tersebut pada Kamis (30/4/2026) dini hari sekitar pukul 01.47 WIB.
Pelaku bahkan sempat melepas sandal agar langkahnya tidak diketahui pemilik atau penjaga toko tersebut. Namun, begitu memasuki pintu toko, pemiliknya pun terbangun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya memang sering buka sampai larut, untuk menyelesaikan layanan servis. Setelah pekerjaan beres, saya ketiduran. Terbangun ketika merasakan ada orang yang mau masuk. Ternyata benar saja ada orang di pintu," ujar Muhammad Ujaz Mustaqim, pemilik toko, Kamis (30/4/2026).
Ia pun langsung menanyakan tujuan dari pria yang tiba-tiba masuk ke tokonya tersebut tanpa izin.
"Saya tanya mau apa? Maling bukan? Orang itu langsung panik dan berdalih jika dirinya petugas kebersihan. Tapi begitu saya dekati langsung kabur," kata dia.
Menurutnya, saat dikejar, pelaku ternyata mengeluarkan pistol dari dalam jaketnya. Ujaz dan temannya pun langsung berlindung di balik etalase saat pelaku mengeluarkan tembakan.
"Begitu dia keluarin pistol, saya langsung masuk dan berlindung. Bahkan terdengar suara pistolnya ditembakkan. Tapi kemungkinan itu airsoftgun, karena yang terdengar suara tembakan gas," kata dia.
Setelah dirasa aman, Ujaz berusaha mencari kembali keberadaan pelaku. Tetapi pelaku sudah tidak ditemukan di sekitar lokasi kejadian.
"Kalau saya lihat pelaku hanya sendiri. Tapi tidak tahu apakah ada temannya yang menunggu dari jauh atau seperti apa," kata dia.
Ujaz menduga pelaku awalnya hendak mencuri sepeda motor. Namun, karena melihat pintu toko terbuka dan terdapat laptop di atas etalase, pelaku pun memilih untuk berusaha mengambil barang berharga tersebut.
"Bisa jadi mau curi motor. Lihat ada beberapa laptop jadi teralihkan karena lebih mudah diambil. Tapi gagal karena saya dan teman terbangun," kata dia.
Dia mengatakan aksi pencurian di lingkungannya tersebut sudah terjadi sebanyak tiga kali. "Sebelumnya sepeda motor berhasil dicuri. Kejadiannya akhir Februari 2026. Kemudian terulang lagi sekarang," kata dia.
Sementara itu, Kapolres Cianjur AKBP A Alexander Yurikho Hadi mengatakan, meskipun aksi pencurian tersebut gagal, pihaknya akan tetap memburu pelaku yang sudah mengganggu keamanan masyarakat.
"Belum ada Laporan Resmi karena pencurian gagal. Senjata yang digunakan pelaku kemungkinan Air Soft Gun karena tidak terdengar letusan oleh para saksi dan tidak ditemukan selongsong. Tapi dengan alasan telah mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat, pelaku akan dimintai pertanggungjawaban dengan upaya awal berupa penyelidikan," pungkasnya.
Simak Video "Video: Bisnis Penjualan Data Pribadi Dibongkar Polisi di Jawa Barat"
[Gambas:Video 20detik] (mso/mso)
