Pimpinan Organisasi Papua Merdeka (OPM) atau Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Jeki Murib, dipastikan tewas setelah terlibat baku tembak dengan aparat TNI di Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Peristiwa ini mengakhiri rekam jejak panjang Jeki Murib yang selama ini diketahui sering menebar berbagai aksi teror di wilayah tersebut.
Kronologi Baku Tembak Saat Patroli Rutin
- Peristiwa adu tembak ini terjadi pada hari Senin, 20 April, bertempat di sekitar Desa Pinapa, Distrik Omukia.
- Saat itu, prajurit TNI tengah melaksanakan tugas patroli rutin di lokasi kejadian.
- Situasi memanas secara tiba-tiba ketika kelompok Jeki Murib melancarkan serangan mendadak dengan menembak secara membabi buta ke arah aparat TNI yang sedang berpatroli.
- Menghadapi serangan tersebut, prajurit TNI langsung merespons dan melakukan serangan balasan demi menjaga keselamatan.
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letjen TNI Lucky Avianto membenarkan insiden tersebut. "Benar, Jeki Murib terpaksa kita lumpuhkan setelah yang bersangkutan dan kelompoknya melakukan serangan mendadak terhadap prajurit TNI," kata Lucky sebagaimana diberitakan detikSulsel (baca selengkapnya di sini), Selasa (28/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tindakan Tegas di Tengah Situasi Terjepit
- Aparat mengakui adanya tantangan besar dalam menindak kelompok ini, mengingat Jeki Murib dan kelompoknya kerap menggunakan warga sipil sebagai tameng saat berhadapan dengan TNI.
- Meskipun berada dalam posisi yang tidak menguntungkan, prajurit TNI berhasil bertindak secara terukur dan tepat sasaran.
Terkait detik-detik pelumpuhan tersebut, Letjen Lucky mengungkapkan, "Jeki Murib berhasil dilumpuhkan dengan dua tembakan, meski situasi saat itu sangat terjepit."
Dia menegaskan balasan tembakan dari aparat sudah sesuai dengan prosedur keamanan. "Tindakan yang dilakukan prajurit merupakan bentuk profesionalisme TNI dalam menjaga keselamatan rakyat dan personel di lapangan," kata Lucky.
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letjen TNI Lucky Avianto. (Foto: dok. Istimewa) |
Jasad Jeki Murib Diseret dan Dibakar Anak Buahnya
- Setelah peluru bersarang di tubuhnya, tubuh pimpinan OPM tersebut tidak dibiarkan tertinggal di lokasi baku tembak.
- Pemantauan udara yang dilakukan aparat menunjukkan bahwa anak buah Jeki Murib merespons situasi dengan mengevakuasi tubuh pemimpinnya secara paksa.
- Para anggota kelompok bersenjata itu kemudian melarikan diri ke dalam rimbanya hutan.
"Dari hasil pemantauan di lokasi, terlihat Jeki Murib yang tertembak sempat diseret oleh anggota kelompoknya menjauh dari titik persembunyian. Sementara itu anggota KKB lainnya melarikan diri ke dalam hutan. Informasi sementara menyebutkan jasad Jeki Murib kemudian dibakar oleh kelompoknya," tutur Lucky.
Tewasnya Jeki Murib pada akhirnya dikonfirmasi tidak hanya oleh pihak TNI, tetapi juga ramai beredar melalui jaringan simpatisan KKB/OPM di berbagai platform media sosial.
"Langkah tegas ini diharapkan membawa harapan baru bagi masyarakat Papua untuk hidup lebih aman, damai, dan sejahtera dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Lucky.
(bbp/bbp)

