Hari Mencekam Kala Dua Pria di Bandung Ditusuk di Kamar Kontrakan

Round-Up

Hari Mencekam Kala Dua Pria di Bandung Ditusuk di Kamar Kontrakan

Tim detikJabar - detikJabar
Sabtu, 18 Apr 2026 08:30 WIB
Polisi amankan pelaku penusukan pemuda di sebuah kontrakan di Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB)
Polisi amankan pelaku penusukan pemuda di sebuah kontrakan di Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Foto: Istimewa
Bandung -

Peristiwa mencekam terjadi di Cinambo, Kota Bandung dan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat. Saat itu, dua pria ditemukan dalam kondisi bersimbah darah ketika berada di kontrakannya.

Temuan ini pun langsung mengarah terhadap kecuriaan keduanya merupakan korban pembunuhan. Polisi pun kini sudah turun tangan untuk mencari petunjuk titik terang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peristiwa pertama terjadi di Jalan Sandang, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cinambo, Kota Bandung, Jumat (17/4/2026) sekitar pukul 00.30 WIB. Seorang pria ditemukan tewas bersimbah darah saat berada di kamar kontrakannya.

Pemeriksaan awal menyimpulkan bahwa pria itu merupakan korban pembunuhan oleh orang tak dikenal. Pasalnya, di tubuh korban ditemukan luka yang serius akibat senjata tajam.

ADVERTISEMENT

"Telah terjadinya peristiwa dugaan tindak pidana penganiayaan atau pembacokan mengakibatkan korban meninggal dunia yang dilakukan oleh orang tidak dikenal," kata Kanit Reskrim Polsek Cinambo, IPTU Mulyana Winata.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kejadian bermula saat seorang warga mendengar keributan dari arah kontrakan. Merasa curiga, saksi kemudian melapor ke aparat setempat sebelum bersama warga lain mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi.

Saat tiba di lokasi, korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Temuan itu langsung dilaporkan ke pihak kepolisian.

"Sebelum terjadi kejadian saksi melihat di dekat kamar mandi ada sepeda motor namun setelah di ketahui kejadian tersebut sepeda motor sudah tidak ada di tempat semula," ucap dia.

Polisi yang menerima laporan langsung bergerak ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah saksi diperiksa, sementara bukti-bukti di lokasi mulai dikumpulkan, termasuk rekaman kamera pengawas (CCTV).

Dari hasil pemeriksaan awal, korban diduga tewas akibat luka senjata tajam yang cukup serius di tubuhnya. Hingga kini, polisi masih mendalami motif di balik pembunuhan tersebut sekaligus memburu pelaku yang identitasnya masih dalam penyelidikan.

Selain di Kota Bandung, kasus serupa juga menggegerkan warga Perumahan Awani, Cluster Vimala, RT 10/RW 04, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Korbannya adalah Sanitra Syifa'rizrifqi (27) yang ditemukan bersimbah darah dan untungnya nyawanya masih bisa diselamatkan meski mengalami sejumlah luka tusukan.

Insiden penusukan itu sendiri dilaporkan terjadi pada Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Warga yang menemukan korban di dalam rumah kemudian melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.

"Betul kemarin kami terima laporan adanya tindak pidana berat atau penusukan terhadap seorang warga di rumah kontrakannya. Korban masih bisa diselamatkan," kata Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat saat dikonfirmasi.

Gofur mengatakan berdasarkan keterangan saksi mata, warga terlebih dahulu melaporkan adanya keributan dari rumah korban. Saksi yang tinggal di depan rumah korban juga melihat adanya bercak darah.

"Saksi langsung mendatangi TKP dan melihat darah di depan rumah setelah itu saksi langsung dobrak pintu dan melihat pelaku sedang diatas korban sambil menusuk di bagian pinggang kanan, punggung kiri, leher, bahu kanan, dan tangan kanan, korban meminta tolong kepada saksi," kata Gofur.

Saksi kemudian meminta pelaku untuk berhenti melakukan aksi brutal tersebut. Terduga pelaku kemudian mundur dan meninggalkan korban dalam kondisi bersimbah darah. Saksi lalu bergegas membawa korban ke rumah sakit.

"Saksi membawa korban ke Rumah Sakit IMC yang kebetulan berada tidak jauh dari tempat kejadian. Sementara saksi juga meminta tolong ke petugas keamanan untuk mengamankan pelakunya," kata Gofur.

Saat ini terduga pelaku sudah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan intensif terkait motif di balik aksi brutalnya menganiaya korban hingga melakukan beberapa kali penusukan.

"Pelaku sudah diamankan, namun kami masih melakukan pemeriksaan mendalam terkait motif dan sebagainya," kata Gofur.

(ral/sud)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads