Gagal Mencuri, Perempuan di Tasikmalaya Malah Buka Celana di Jalan

Gagal Mencuri, Perempuan di Tasikmalaya Malah Buka Celana di Jalan

Deden Rahadian - detikJabar
Rabu, 15 Apr 2026 18:50 WIB
Detik-detik saat wanita yang mengaku dari panti mencuri di toko beras Singaparna, Tasikmalaya
Detik-detik saat wanita yang mengaku dari panti mencuri di toko beras Singaparna, Tasikmalaya (Foto: Istimewa)
Tasikmalaya -

Aksi seorang perempuan muda yang diduga melakukan percobaan pencurian di sebuah toko beras di kawasan Citeureup, Kabupaten Tasikmalaya, terekam kamera pengawas (CCTV) pada Rabu (15/4/2026).

Peristiwa tersebut terjadi di Toko Beras Citeureup, Jalan Raya Citeureup, Desa Singaparna, Kecamatan Singaparna. Pelaku yang mengenakan sweter hitam terlihat menghampiri toko yang tengah ditinggal pemiliknya.

Pelaku kemudian mencoba membuka laci penyimpanan uang. Namun, sebelum sempat mengambil uang, aksinya dipergoki oleh pemilik kios.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alih-alih melarikan diri, perempuan tersebut justru melakukan tindakan tidak senonoh di depan umum. Sejumlah warga yang datang untuk menanyakan perbuatannya dibuat terkejut dengan perilaku pelaku.

Pelaku kemudian berlari ke tengah jalan dan duduk tanpa mengenakan celana.

ADVERTISEMENT

"Tadi kaget ada yang telanjang di jalan. Tahu kenapa, cuma teriak warga mah nyuri kepergok," kata Aris, warga Singaparna.

Panit Reskrim Polsek Singaparna, Aipda Dwi Santosa, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut pelaku berinisial MA (21) kepergok saat membuka etalase penyimpanan uang.

"Pelaku masuk ke area toko beras, kemudian membuka etalase penyimpanan uang. Aksinya langsung diketahui pemilik dan pelaku diamankan di tempat," ujar Dwi Santosa kepada detikJabar, Rabu petang (15/4/2026).

Menurutnya, pelaku sempat melakukan tindakan asusila di depan umum sebelum akhirnya diamankan oleh warga dan petugas.

"Ya betul, pas kepergok, mau ditanya warga malah buka celana. Koordinasi dengan kita akhirnya ke lokasi dan amankan pelaku," kata Dwi.

Mengaku Datang dari Panti Asuhan

Berdasarkan keterangan awal, MA diketahui berasal dari salah satu panti asuhan di Tarogong Kaler, Kabupaten Garut. Ia mengaku datang ke Singaparna seorang diri menggunakan angkutan umum.

Dari hasil pemeriksaan, MA tidak mengetahui identitas orang tuanya dan mengaku tinggal di panti sejak bayi. Ia juga menyebut tidak memiliki tempat tinggal lain maupun saudara.

"Pelaku tidak berhasil membawa uang karena langsung diketahui pemilik toko. Dia ngaku dari panti asuhan," tambah Dwi.

Pemilik toko tidak melaporkan kejadian tersebut karena tidak mengalami kerugian.

"Tidak ada kerugian jadi tidak laporan juga," kata Dwi.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kapolsek Singaparna, AKP Solihin, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk penanganan lebih lanjut.

"Namun kami tetap koordinasi dengan Dinsos untuk memastikan penanganannya. Saat ini MA sudah diserahkan ke Dinas Sosial Kabupaten Tasikmalaya. Polisi sebelumnya telah mendatangi TKP, mengamankan pelaku, dan menerima laporan dari warga," kata Solihin.

Diketahui, pelaku juga sempat melakukan aksi serupa saat kepergok mencuri di Garut. Video kejadian tersebut sempat viral di media sosial.

(yum/yum)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads