Pencuri Terjun ke Sumur di Ciamis demi Hindari Bos Tahu Bulat

Pencuri Terjun ke Sumur di Ciamis demi Hindari Bos Tahu Bulat

Dadang Hermansyah - detikJabar
Selasa, 14 Apr 2026 15:20 WIB
Evakuasi pria masuk sumur di Ciamis.
Evakuasi pria masuk sumur di Ciamis. (Foto: Dok. Damkar Ciamis)
Ciamis -

Seorang pria berinisial AP (38) nekat menceburkan diri ke dalam sumur di Dusun Pendek, Desa Pamalayan, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Selasa (14/4/2024). Aksi tersebut dilakukan AP demi bersembunyi dari kejaran majikan dan warga.

AP diduga telah mencuri dan menjual sepeda motor milik majikannya saat bekerja di sebuah pabrik tahu bulat di wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat. Pelarian pria tersebut berakhir dramatis di dasar sumur yang dipenuhi air.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala Desa Pamalayan, Agus Lutfi, membenarkan insiden tersebut. Keberadaan AP di dalam sumur diketahui oleh warga dan majikannya yang tengah melakukan pencarian terhadap pria tersebut.

Pemerintah desa kemudian menghubungi Polsek Cijeungjing untuk penanganan lebih lanjut. Namun, petugas kepolisian di lokasi sempat terkendala saat proses evakuasi karena keterbatasan peralatan. Kepala Desa lantas menghubungi UPTD Damkar Ciamis untuk membantu mengangkat pria tersebut dari dasar sumur.

ADVERTISEMENT

"Mungkin maksudnya bersembunyi di sumur, tapi ketahuan. Majikannya itu sempat memarahinya dari atas sumur. Warga yang mengetahui kejadian itu lalu berdatangan dan menghubungi pemerintah desa. Pria itu dievakuasi Damkar Ciamis karena kami tidak punya alatnya," ujar Agus.

Menurut Agus, berdasarkan keterangan yang dihimpun, peristiwa ini bermula saat AP bekerja di pabrik tahu bulat di wilayah Lombok. Pabrik tersebut diketahui milik warga Ciamis, dan AP sendiri juga merupakan warga Ciamis.

"Jadi si pelaku ini terdesak kebutuhan ingin pulang ke Ciamis. Kemudian mencoba pinjam uang ke bagian keuangan di tempat kerjanya, tapi tidak dikasih. Pelaku ini lalu menjual motor milik majikannya," jelasnya.

Ilustrasi pencuri masuk sumur di Ciamis.Ilustrasi pencuri masuk sumur di Ciamis. (Foto: Gemini AI)

Tak terima motornya dijual, sang majikan pun menyusul AP ke Ciamis untuk meminta pertanggungjawaban. Agus menyebut, majikannya telah mencari pelaku selama 10 hari sampai akhirnya ditemukan di wilayah Pamalayan.

"Baik majikannya atau pelaku sama-sama warga Ciamis juga, tapi kejadiannya di Lombok. Mungkin karena takut sudah menjual motor majikannya, jadi sembunyi. Sekarang sudah dievakuasi dan sudah dibawa ke Polres Ciamis," ungkapnya.

Kabid Damkar Dinas Satpol PP Ciamis Budi Rahmat mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari Kepala Desa Pamalayan untuk mengevakuasi orang yang masuk ke dalam sumur. Pria tersebut diduga merupakan pelaku pencurian.

"Kepala Desa menghubungi UPTD Damkar Ciamis untuk meminta bantuannya mengevakuasi pencuri tersebut. Petugas merespon laporan dan langsung menuju ke lokasi," ucapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Ciamis AKP Carsono mengonfirmasi penangkapan tersebut. Ia menjelaskan bahwa dugaan penggelapan sepeda motor milik majikan itu terjadi di wilayah hukum Lombok, namun terduga pelaku melarikan diri ke Ciamis.

"Saat ini sudah kami amankan dan akan dimintai keterangan. Kami juga akan komunikasikan dengan korban dan juga Polres Lombok Barat," katanya.

Halaman 2 dari 2
(orb/orb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads