Misteri Senapan Angin yang Lukai Anak Tiri di Sukabumi

Misteri Senapan Angin yang Lukai Anak Tiri di Sukabumi

Siti Fatimah - detikJabar
Minggu, 08 Feb 2026 18:30 WIB
Senapan angin yang lukai bocah perempuan di Sukabumi
Senapan angin yang lukai bocah perempuan di Sukabumi. (Foto: Siti Fatimah/detikJabar)
Sukabumi -

Polisi masih mendalami kasus tertembaknya bocah perempuan berinisial SH (6) di Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi. Selain memeriksa kronologi kejadian, penyidik kini menelusuri asal-usul dan kepemilikan senapan angin jenis PCP berkaliber 4,5 mm yang digunakan dalam peristiwa tersebut.

Plt Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli menyatakan, penelusuran dilakukan untuk memastikan apakah senapan angin tersebut dimiliki secara pribadi atau merupakan hasil rakitan, serta bagaimana prosedur penyimpanan senjata itu di lingkungan rumah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami masih mendalami kepemilikan senapan angin tersebut, termasuk dari mana asalnya dan sejak kapan dimiliki oleh yang bersangkutan," kata Ade kepada detikJabar, Minggu (8/2/2026).

Senjata yang diamankan tersebut memiliki tekanan udara tinggi dan bukan kategori senapan angin biasa. Oleh karena itu, aspek kepemilikan dan penggunaan menjadi perhatian utama penyidik, terutama karena senjata berbahaya tersebut berada di rumah yang dihuni anak di bawah umur.

ADVERTISEMENT

"Yang bersangkutan saat ini masih kami periksa. Senapan angin sudah diamankan sebagai barang bukti," kata Kapolsek Kadudampit Ipda Suhendar.

Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memperkuat hasil penyelidikan, sekaligus mencocokkan keterangan saksi dengan kondisi di lapangan.

Sementara itu, kondisi korban hingga kini masih kritis dan menjalani perawatan intensif di ruang ICU RS Betha Medika Cisaat. Korban dilaporkan belum sadarkan diri akibat luka tembak yang mengenai kepala.

"Fokus kami saat ini juga memantau perkembangan kondisi korban," ujarnya.

Kasus ini selanjutnya ditangani Satreskrim Polres Sukabumi Kota guna proses hukum lebih lanjut. Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menyimpan dan menggunakan senapan angin, terutama senapan berdaya tekan tinggi, agar tidak membahayakan orang lain, khususnya anak-anak.

(orb/orb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads