Pekan Depan, Ferdy Sambo dkk Ditampilkan ke Publik

Kabar Nasional

Pekan Depan, Ferdy Sambo dkk Ditampilkan ke Publik

Tim detikNews - detikJabar
Sabtu, 01 Okt 2022 18:45 WIB
Pengertian Obstruction of Justice yang Jerat Sambo dkk di Kasus Brigadir J (Foto Ferdy Sambo saat rekonstruksi)
Irjen Ferdy Sambo (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan bakal menampilkan tersangka kasus pembunuhan Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J) ke publik pekan depan. Itu artinya, Ferdy Sambo dan tersangka lainnya bakal diperlihatkan kepada publik.

"Ya memang prosedurnya seperti itu (para tersangka ditampilkan). Tentunya penyerahan tersangka dan barang bukti dari kepolisian diantar ke kejaksaan," kata Sigit di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Sabtu (1/10/2022) seperti dilansir detikNews.

Sigit mengatakan pelimpahan tersangka serta barang bukti itu bakal dilakukan pada Senin (3/10) atau Rabu (5/10). Dia menyebut koordinasi Polri dengan Kejaksaan Agung (Kejagung) berjalan lancar.


"Jadi tinggal kita tentukan sekali lagi untuk masalah waktu apakah hari Senin atau hari Rabu," ujarnya.

"Koordinasi dengan kejaksaan saya kira sudah berjalan beberapa waktu yang lalu. Semuanya lancar, tidak ada masalah," sambungnya.

Sigit juga menegaskan jika proses penanganan kasus tersebut saat ini sudah berjalan sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo. Polri berkomitmen untuk mengusut kasus itu secara tegas dan transparan.

"Saya kira beliau sudah pernah mengarahkan semuanya, sudah on the track, dan tentunya kita ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa kami Polri dari awal commit untuk memproses kasus ini secara tuntas secara tegas dan transparan. Saya kira publik bisa melihat perjalanan kasus yang ada," jelasnya.

Sebagaimana diketahui, dalam kasus ini, ada sembilan polisi menjadi tersangka terkait kasus pembunuhan Brigadir J. Kesembilan tersangka itu terbagi ke dalam dua klaster, yaitu pidana dan perintangan penyidikan (obstruction of justice).

Namun hanya Irjen Ferdy Sambo yang menjadi tersangka di dua klaster kasus tersebut.

Untuk kasus pidana, tiga tersangkanya ialah Irjen Ferdy Sambo, Bharada Richard Eliezer (RE atau E), dan Bripka Ricky Rizal (RE). Mereka dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana subsider Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan juncto Pasal 55 juncto 56 KUHP.

Sementara itu, untuk tujuh orang tersangka kasus perintangan penyidikan kasus tewasnya Brigadir J ialah Irjen Ferdy Sambo, Brigjen Hendra Kurniawan, Kombes Agus Nurpatria, AKBP Arif Rahman Arifin, Kompol Baiquni Wibowo, Kompol Chuck Putranto, dan AKP Irfan Widyanto.



Simak Video "Irjen Ferdy Sambo Terancam Hukuman Mati"
[Gambas:Video 20detik]
(bba/dir)