Viral Pria di Cimahi Luka Bacok Dibegal Kawanan Bersenjata

Iqbal Kukuh Saokani, Whisnu Pradana - detikJabar
Selasa, 27 Sep 2022 14:34 WIB
Ilustrasi Begal
Ilustrasi begal (Foto: Ilustrasi oleh Mindra Purnomo)
Cimahi -

Aksi penyerangan dan perampasan sepeda motor terjadi di Jalan Raya Baros, Kota Cimahi, pada Minggu (25/9/2022) dinihari. Korban mengalami luka bacok di bagian punggung. Aksi penyerangan yang dilakukan oleh segerombolan pemotor itu viral di media sosial. Dalam unggahannya korban meminta agar pelaku bisa segera ditangkap.

Korban penyerangan dan perampasan motor tersebut, Isar (21) mengatakan, peristiwa berawal saat ia mengantarkan saudaranya ke Jalan Raya Baros di dekat pintu keluar Tol Baros I untuk mengatur kendaraan yang hendak menyeberang.

"Jadi kebetulan saudara itu istilahnya markir di daerah itu. Saya antar jam 2 malam. Nah sekitar jam 2.30 itu tiba-tiba dari arah Cimindi datang segerombolan pemotor, dari jauh sudah geber-geber motor," ungkap Isar saat dihubungi detikJabar, Selasa (27/9/2022).


Sebagian dari pemotor itu mendekat untuk menanyakan alamat. Setelah dijelaskan, tiba-tiba seseorang di antara gerombolan itu mengeluarkan celurit dari balik jaketnya. Sementara sebagian lagi sudah memegang stik baseball dan balok kayu. "Saya kaget, langsung mundur. Di situ si pelaku sudah berusaha membacok saya, tapi saya tangkis. Kemudian saya dipukul dari samping sama orang yang pegang stik baseball. Akhirnya saya jatuh," tutur Isar.

Saat tersungkur itu Isar menjadi bulan-bulanan para pelaku. Sekitar empat orang memukulinya dengan tangan kosong dan senjata yang mereka bawa. Ia bahkan menerima hujaman dari celurit yang dibawa pelaku. "Saya coba bangun, berhasil bangun tapi dipukul lagi sampai jatuh. Nah saudara saya juga enggak bisa nolong, karena dia ditodong celurit juga. Kita coba kabur ke kantor Jasa Marga di dekat pintu tol itu, alhamdulillah berhasil," ucap Isar.

Para pelaku tak berani mengejar sampai ke dalam kantor karena kekhawatiran terekam kamera CCTV. Namun apesnya, Isar kehilangan motor matic karena dibawa kabur oleh para pelaku yang berjumlah belasan orang. "Jadi selain dihajar dan dibacok, saya juga kehilangan motor sama helm. Dari situ saya langsung dibawa ke rumah sakit karena kena bacokan, tapi hanya sekali saja di bagian punggung," tutur Isar.

Pihak keluarganya lantas melaporkan kejadian penyerangan dan perampasan sepeda motor itu ke pihak kepolisian. Ia berharap pelaku bisa segera ditangkap karena sudah meresahkan dan khawatir ada korban lainnya. "Mudah-mudahan segera tertangkap, dari ciri-cirinya pelaku ini masih pada muda. Tapi enggak terlihat pakai atribut geng motor, karena mereka hanya pakai jaket hitam," ujar Isar.

Sementara itu Kasatreskrim Polres Cimahi AKP Rizka Fadhilla mengatakan sudah menerima laporan terkait aksi penyerangan dan perampasan sepeda motor tersebut. "Untuk laporannya sudah kita terima dan sudah ada beberapa yang kita curigai sebagai pelaku," kata Rizka.

Selain itu, pihaknya juga mendalami kemungkinan keterkaitan antara pelaku penyerangan dan perampasan motor di Baros itu dengan gerombolan bermotor yang menutup Jalan Underpass Soekarno atau Underpass Sriwijaya, Cimahi. "Kita tengah dalami juga kaitan antara kedua kejadian itu. Karena waktu kejadiannya berdekatan," ucap Rizka.

(/iqk)