Kejam! Pembunuh Tusuk lalu Tendang Tukang Ojek Sukabumi ke Jurang

Syahdan Alamsyah - detikJabar
Minggu, 07 Agu 2022 19:46 WIB
Polisi menangkap seorang pria inisial VS diduga sebagai pelaku pembunuhan terhadap Salman (35)
Polisi menangkap seorang pria inisial VS diduga sebagai pelaku pembunuhan terhadap Salman (35) (Foto: Syahdan Alamsyah/detikJabar)
Sukabumi -

VS pria berusia 32 tahun pelaku pembunuh Salman (35) terus menundukan kepala saat Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah menceritakan kronologi pengungkapan kasus kematian Salman.

Kedua tangan pria berambut pendek itu terlihat diborgol, sesekali ia menatap tajam sejumlah awak media yang menyorotkan kamera ke arahnya, namun setelah itu ia kembali menunduk.

Berdasarkan keterangan Kapolres Dedy kepada awak media, pelaku sempat terlibat cekcok dengan korban yang menolak memberhentikan motornya setelah pelaku meminta berhenti untuk buang air kecil. Diduga saat itu korban Salman curiga dan mengendus niat buruk pelaku.


Karena tidak kunjung berhenti, akhirnya dia nekat menusuk korban saat motor dalam keadaan melaju. Korban akhirnya berhenti, setelah terlibat pergumulan korban kemudian ditendang pelaku hingga terguling sejauh kurang lebih 20 meter dari jalan raya.

"Ditusuk pas habis cekcok (posisi) masih di jalan, setelah itu (korban) terguling ke bawah," kata VS saat diminta oleh Kapolres Dedy untuk menceritakan kronologi aksi yang dilakukannya, Minggu (7/8/2022).

Korban bergulingan dari atas bahu jalan ke dasar jurang yang terjal seraya menahan sakit akibat tusukan. Menurut polisi tusukan pisau itu menembus hingga mengenai tulang iga korban. Melihat korban terkapar pelaku kemudian menghampiri dengan niat mengambil STNK motor korban.

"Saya ambil kalung berisi STNK, setelah itu langsung naik lagi ke atas ambil motor langsung saya bawa. (Motor) Digadai Rp 4 juta, semuanya saya lakukan karena faktor ekonomi saja," ujar VS.

Meskipun motif ekonomi, polisi menemukan fakta bahwa pelaku sempat melarikan diri dan menginap di salah stu Villa di kawasan Kadudampit saat pelariannya. Sampai kemudian pelaku diamankan di Mapolsek Cisaat karena terlibat kasus kejahatan lainnya.

"Pelaku ini dalam KTP ini warga Caringin tapi sebenarnya hanya domisili KTP saja pernah menikah di sana, aslinya dia warga Ciemas. Jadi saat melarikan diri dia sempat bermalam di vila," kata Kanit Jatanras Ipda Asep Suhriat.

Asep mengatakan bahwa pelaku terjerat sejumlah kasus diantaranya penipuan dan penggelapan. "Banyak kasus kejahatannya, dia juga residivis kasus penjambretan di wilayah Simpenan," imbuhnya.

(sya/yum)