Siswa SMP Korban Tawuran di Sukabumi Kena Bacokan hingga Tembus Paru-paru

Siti Fatimah - detikJabar
Selasa, 07 Jun 2022 21:40 WIB
ilustrasi tawuran
Ilustrasi tawuran (Foto: Ilustrasi oleh Mindra Purnomo)
Sukabumi -

FH (16) siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) terbaring di RS Bhayangkara Setukpa Lemdiklat Polri setelah menjadi korban pembacokan saat tawuran antar sekolah di Desa Sukalarang, Kabupaten Sukabumi. Ia mendapatkan luka sabetan celurit di bagian tangan kanan dan punggung hingga tembus ke paru-paru.

Dokter Spesialis Bedah RS Setukpa Ferry Sidarsono mengatakan, pasien tiba di IGD RS Setukpa pada Senin (6/6) kemarin sekitar pukul 15.00 WIB. Pihaknya mengambil langkah cepat dengan tindakan operasi lantaran luka sabetan celurit itu cukup dalam.

"Luka sabetan celurit dipunggung tembus ke paru-paru dan tindakan dilakukan pemasangan selang di dada," kata saat ditemui detikJabar, Selasa (7/6/2022).


Dia mengatakan, sayatan celurit di bagian punggung kanan memiliki lebar kurang lebih 10x3 centimeter. Selain dilakukan pemasangan selang untuk alat bantu pernafasan, pasien juga mendapatkan jahitan sebanyak 10 kali.

Sementara itu, luka yang mengenai tangan kanan didapatkan saat pasien menangkis celurit. Menurutnya, urat pada bagian jari terputus dan sudah dijahit kembali.

"Disambungkan uratnya itu. Operasi kemarin langsung, kurang lebih menghabiskan waktu 2 jam," tuturnya.

Masih kata Ferry, kondisi pasien saat ini sudah mulai membaik. Hanya saja, alat bantu pernafasan masih terpasang dan akan dipantau perkembangannya selama beberapa hari ke depan.

"Sekarang stabil, sudah enggak sesak, selangnya masih dipasang, dilihat sampai besok kalau udah membaik dicabut. Mudah-mudahan kalau kondisinya bagus dua hari ke depan boleh pulang," tutupnya.

Sementara itu, Kapolsek Sukaraja Resort Sukabumi Kota AKBP Supardi mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Senin (6/6) kemarin sekitar pukul 12.00 WIB di Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi. Enam orang pelajar berasal dari Kecamatan Cireunghas ditangkap terkait tawuran pelajar ini.

Pihaknya sudah mengamankan enam pelajar yang diduga sebagai pelaku pengeroyokan. Mereka berinisial AA, SI, NH, FN, MAS dan RR. Proses penyelidikan saat ini masih berlanjut.

"Masih dalam pengembangan," ujarnya.



Simak Video "Pelaku Modus Pecah Kaca Mobil Beraksi di Tasik, Rp 320 Juta Raib"
[Gambas:Video 20detik]
(tey/tey)