Selain Kesal, Penyebar Video Mesum Mantan Pacar Dilanda Cemburu

Kabupaten Tasikmalaya

Selain Kesal, Penyebar Video Mesum Mantan Pacar Dilanda Cemburu

Tim detikJabar - detikJabar
Kamis, 19 Mei 2022 13:24 WIB
“Semalam sudah diperiksa 4 siswa dengan orang tuanya, mereka mengaku dikirimi berbagi gambar porno,” ujar Hendy.

Sejauh ini polisi belum menemukan indikasi adanya tindak asusila terhadap 4 siswi yang dikirimi chat porno. Namun polisi masih melakukan pendalaman.
        
“Hingga tadi malam, dari keempat siswi yang kita periksa masih sebatas dikirim chat porno. Apabila dalam perkembangan penyidikan ada korban yang mendapat perilaku menyimpang, maka kita berikan trauma healing,” tutur Hendy.
Foto: Ilustrasi (Fuad/detikcom)
Bandung -

Yosep (20) ditangkap polisi gegara menyebarkan video mesum berisi adegan ranjang dirinya dengan mantan kekasihnya. Video disebar melalui media sosial.

Pria yang berprofesi sebagai sopir truk itu kesal karena sang kekasih meminta hubungannya diakhiri. Sehingga, ia nekat menyebarkan video mesumnya di media sosial.

Selain itu, ada penyebab lain yang membuatnya amarahnya semakin meledak tak terkendali. Sang mantan kekasih kerap mengunggah foto bersama pria lain di status aplikasi percakapan WhatsApp.


Hal itu membuat hati Yosep teriris. Sehingga, muncul niat jahat menyebarkan video mesum dengan sang mantan kekasih.

"Iya pak, sakit hati," kata Yosep di Mapolres Tasikmalaya, Kamis (19/5/2022).

Amarah Yosep bertambah. Sebab, kartu nomor telepon seluler milik korban adalah pemberian Yosep.

Kanit PPA Satreskrim Polres Tasikmalaya Aiptu Josner juga mengungkap alasan lain pelaku. Yosep bertambah kesal karena orang tuanya meminta hubungan cinta dengan korban diakhiri.

"(Karena) sering bertengkar, diminta putus sama bapak pelaku. Sontak pelaku marah dan nekat menyebarkan video hubungan intim dengan korban," jelas Josner.

Korban sendiri diketahui merupakan siswi kelas 3 MTs. Usianya baru 16 tahun.

Sementara akibat aksi nekat pelaku menyebarkan video mesumnya, orang tua korban melaporkannya ke polisi. Tak lama berselang, pelaku ditangkap dan kini mendekam di sel tahanan untuk mengikuti proses hukum.

Akibat perbuatannya, Yosef melanggar Pasal 81 UU RI No 35 tahun 2014 tentang Perlindungan anak dengan ancaman pidana penjara 15 tahun. Sementara kasus penyebaran konten fornograpinya masih didalami polisi.

"Ancaman hukumnya 15 tahun penjara melanggar undang undang perlindungan anak. Kalau soal konten pornograpinya kami masih terus mendalaminya," tutur Josner.



Simak Video "Begal Dikeroyok Warga di Bandung, Disebut Sempat Todongkan Pistol"
[Gambas:Video 20detik]
(ors/ors)