Melihat Saksi Sirnanya Julukan 'Bandung Kuburan Bayi'

Foto Jabar

Melihat Saksi Sirnanya Julukan 'Bandung Kuburan Bayi'

Sudirman Wamad - detikJabar
Sabtu, 01 Okt 2022 12:00 WIB

Bandung - Kota Bandung pernah mendapatkan julukan menyeramkan yakni kinderkerkhof atau kuburan bayi. Namun julukan itu sirna setelah muncul TPU Astanaanyar.

TPU Astanaanyar Kota Bandung
Kota Bandung pernah mendapatkan julukan menyeramkan yakni kinderkerkhof atau kuburan bayi. Menurut jurnal Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Bandung yang disusun Nandang Rusnandar yang berjudul 'Sejarah Kota Bandung "Bergedessa" (Desa Udik) Menjadi Bandung "Heurin Ku Tangtung" Metropolitan,‎ Bandung awalnya desa yang awalnya merupakan bekas danau, maka di atas area ini masih banyak rawa di sana-sini sehingga menjadi sumber penyakit, terutama kematian balita yang amat tinggi.
TPU Astanaanyar Kota Bandung
Angka kematian bayi sangat tinggi waktu itu. Terlebih lagi Bandung kala itu sekitar tahun 1910 dilanda wabah kolera. Masyarakat Bandung, khususnya pribumi banyak yang memakamkan keluarganya, termasuk balita di halaman rumahnya.
TPU Astanaanyar Kota Bandung
Pegiat Komunitas Aleut Ariyono Wahyu Widjajadi alias Alex mengatakan pada 1 April 1906, Bandung berstatus sebagai gemeente atau kotapraja. Selain kolera, Alex menilai faktor lingkungan juga menjadi penyebab tingginya kematian di Bandung. "Angka kematian cukup tinggi. Jadi, menurut saya bukan hanya karena wabah. Faktor lingkungan juga, karena waktu itu belum dikelola dengan baik," kata Alex kepada detikJabar.
Kuburan Astanaanyar Kota Bandung
Pemerintah Kotapraja Bandung akhirnya menerbitkan aturan tentang penataan kota pada 1917, salah satunya mengatur tentang pemakaman. Warga Bandung dilarang memakamkan bayi atau keluarganya di halaman rumah. "Kemudian diatur kebiasaan untuk menguburkan anggota keluarga. Menguburkan itu tidak di area rumah, tapi dalam satu kompleks," kata Alex.
Kuburan Astanaanyar Kota Bandung
TPU Astanaanyar merupakan salah satu kompleks pemakaman yang dikembangkan untuk penataan kota saat itu. TPU Astanaanyar ini merupakan kompleks pemakaman bagi warga pribumi. Sementara itu, pemakaman Pandu untuk Eropa, dan Cikadut untuk Tionghoa.
Kuburan Astanaanyar Kota Bandung
Salah seorang pegawai TPU Astanaanyar Dadang Mulyono mengatakan TPU ini sudah ada sejak dulu. Bahkan, menurut Dadang, masih ada makam tua yang ada sejak 1904. "Ini sudah lama sekali. Memang dari dulu. Orang-orang dimakamkan di sini. Dulu ini makam semua, beberapa di antaranya ada yang beralihfungsi jadi kantor dan rumah," kata Dadang.
Melihat Saksi Sirnanya Julukan Bandung Kuburan Bayi
Melihat Saksi Sirnanya Julukan Bandung Kuburan Bayi
Melihat Saksi Sirnanya Julukan Bandung Kuburan Bayi
Melihat Saksi Sirnanya Julukan Bandung Kuburan Bayi
Melihat Saksi Sirnanya Julukan Bandung Kuburan Bayi
Melihat Saksi Sirnanya Julukan Bandung Kuburan Bayi