Pertikaian Kakak Adik Hanguskan Rumah di Kampung Arab Indramayu

Pertikaian Kakak Adik Hanguskan Rumah di Kampung Arab Indramayu

Burhannudin - detikJabar
Minggu, 20 Sep 2026 16:57 WIB
Ilustrasi kebakaran rumah. (Chat GPT)
Ilustrasi kebakaran rumah. (Chat GPT)
Indramayu -

Sebuah rumah di blok Kampung Arab, Desa Dermayu, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, terbakar hingga hampir seluruh bangunan dan isinya hangus pada Minggu (20/9/2026) dini hari.

Kebakaran tersebut diduga bermula dari perselisihan antara dua penghuni rumah yang merupakan kakak beradik. Dugaan itu disampaikan berdasarkan keterangan sejumlah warga yang dihimpun petugas pemadam kebakaran di lokasi kejadian.

Kabid Damkar Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Indramayu, Jajat Wibisono, mengatakan kedua penghuni rumah tersebut sebelumnya terlibat pertengkaran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Terus kayak bakar baju atau apa, setelah itu api membesar membakar rumah. Tapi ini masih dugaan sementara menurut keterangan warga, masih harus dipastikan lebih lanjut untuk memastikan kronologi pastinya," ujar Jajat kepada detikJabar, Minggu siang.

Jajat menuturkan, warga juga menyampaikan bahwa kedua kakak beradik tersebut diduga memiliki keterbatasan mental. Namun, informasi tersebut masih berdasarkan keterangan warga dan belum dipastikan lebih lanjut oleh petugas.

ADVERTISEMENT

Saat api mulai membesar, kedua kakak beradik bersama seorang anak yang turut tinggal di rumah tersebut berhasil keluar untuk menyelamatkan diri.

Laporan kebakaran diterima Mako Damkar Indramayu sekitar pukul 00.00 WIB. Petugas kemudian mengerahkan dua unit kendaraan pemadam menuju lokasi.

Petugas tiba sekitar tujuh menit setelah menerima laporan dan langsung melakukan upaya pemadaman. Kobaran api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 00.47 WIB.

Proses pemadaman berlangsung sekitar 45 menit. Setelah api padam, petugas melanjutkan pendinginan guna memastikan tidak terdapat bara yang berpotensi kembali memicu kebakaran.

Menurut Jajat, rumah yang terbakar berada di kawasan permukiman padat dengan bangunan yang berdiri berdekatan. Kondisi angin yang relatif tenang saat kejadian turut membantu mencegah api menjalar ke rumah warga lainnya.

"Kalau siang itu bisa merambat karena angin biasanya lagi besar. Untungnya malam tadi tidak ada angin. Kalau objek yang terbakar ini rumahnya kecil, cuma di samping kiri dan kanannya ada rumah berdempetan," katanya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, seluruh perabotan di dalam rumah dilaporkan terbakar. Kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp150 juta.

"Seluruh barang di rumah itu hangus, menurut penuturan pemilik rumahnya kurang lebih kerugian Rp150 juta. Alhamdulillahnya tidak sampai ada korban," pungkas Jajat.

(yum/yum)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads