Pemerintah menyiapkan pembangunan dua flyover di Kota Cirebon. Pembangunan ini ditujukan untuk mengurai kemacetan di sejumlah perlintasan sebidang.
Dua lokasi yang masuk rencana pembangunan flyover yakni perlintasan sebidang Krucuk di Jalan Slamet Riyadi dan perlintasan sebidang di Jalan Kesambi.
Pembangunan flyover Krucuk disebut ditangani pemerintah pusat, sedangkan flyover Kesambi berada di ruas jalan provinsi sehingga menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo mengatakan rencana pembangunan flyover Krucuk sudah melalui proses verifikasi dan dinyatakan layak untuk dilaksanakan.
"Ada dua ruas, Krucuk dan Kesambi. Krucuk ditangani oleh pemerintah pusat, yang Kesambi ditangani oleh pemerintah provinsi," kata Edo di Kota Cirebon, Senin (31/8/2026).
"Itu sudah masuk, datanya sudah terverifikasi dan dinyatakan layak untuk dilakukan. Mudah-mudahan saja nanti 2027 yang Krucuk bisa dilakukan," sambungnya.
Sementara itu, flyover Kesambi masih berada pada tahap penyusunan Detail Engineering Design (DED). Proyek tersebut berada di ruas jalan provinsi.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Cirebon Rachman Hidayat mengatakan penyusunan DED flyover Kesambi dilakukan pada tahun ini.
"Kalau untuk yang flyover Kesambi, itu kan memang ruas jalan provinsi. Nah, di tahun ini sedang berproses DED-nya," kata Rachman.
Berbeda dengan Kesambi, DED flyover Krucuk sudah tersedia. Rachman menyebut DED tersebut disusun langsung oleh pemerintah pusat. "Kalau DED sih sudah siap. Itu oleh pusat," ujarnya.
Rachman mengatakan pembangunan flyover Krucuk rencananya akan mulai dilakukan pada tahun 2027. Namun, masih ada proses pembahasan terkait pembebasan lahan.
"Tadinya mau di 2027. Tapi kan karena terkait dengan pembebasan lahan, jadi masih diskusi," ungkapnya.
Pembangunan dua flyover itu diharapkan dapat mengurai kepadatan lalu lintas di sekitar perlintasan sebidang. Terutama saat perjalanan kereta melintas dan palang pintu perlintasan ditutup sehingga arus kendaraan tersendat.
(yum/yum)
