Polisi Ringkus Komplotan Pembobol Mess TKA di Majalengka

Polisi Ringkus Komplotan Pembobol Mess TKA di Majalengka

Erick Disy Darmawan - detikJabar
Selasa, 18 Agu 2026 21:30 WIB
Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman ungkap kasus pembobolan mess TKA di Majalengka
Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman ungkap kasus pembobolan mess TKA di Majalengka (Foto: Erick Disy Darmawan/detikJabar)
Majalengka -

Mess tenaga kerja asing (TKA) di salah satu perusahaan di Kabupaten Majalengka dibobol komplotan pencuri. Pelaku menggondol uang tunai USD 3.000, Rp 5 juta hingga barang elektronik.

Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman mengatakan, kasus tersebut berhasil diungkap Satreskrim Polres Majalengka. Polisi telah menangkap empat orang dari total tujuh pelaku yang diduga terlibat.

"Jadi alhamdulillah hari ini Satreskrim Polres Majalengka telah berhasil mengamankan empat orang terduga pelaku dari tujuh orang," kata Aldy kepada detikJabar, Selasa (18/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keempat pelaku itu diamankan terkait kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di dua lokasi di Majalengka. Salah satunya terjadi di wilayah Kecamatan Sumberjaya pada 2025.

ADVERTISEMENT

Sementara aksi terakhir terjadi pada 2026 di salah satu perusahaan di Majalengka. Lokasi tersebut merupakan mess pekerja tenaga asing.

"Untuk TKP pertama sendiri, ini terletak di daerah Sumberjaya dan kejadian tahun 2025. Dan yang terakhir pada tahun 2026, ini TKP-nya di salah satu perusahaan, (inisial) PT D," ujarnya.

Dalam aksi pencurian di perusahaan, komplotan tersebut membawa kabur sejumlah barang dan uang. Di antaranya satu unit handphone, satu laptop, uang tunai Rp 5 juta serta USD 3.000.

"Nilai kerugiannya lumayan tinggi yakni satu buah handphone, kemudian satu buah laptop, uang rupiah senilai Rp 5 juta dan uang USD atau dolar senilai 3.000. Kalau dikalkulasikan dengan rupiah yakni sebanyak Rp 51 juta," paparnya.

Lebih lanjut, Aldy menjelaskan, komplotan tersebut memiliki peralatan yang mendukung saat menjalankan aksi pencurian. Mereka juga menggunakan cara tertentu untuk masuk ke area perusahaan yang memiliki tembok tinggi.

"Jadi dapat kami sampaikan seperti yang tadi kita saksikan bersama bahwa peralatan yang mereka gunakan ini memang peralatan-peralatan yang memang mendukung mereka di dalam rangkaian aksinya. Perusahaan pasti memiliki tembok yang tinggi. Jadi cara yang mereka lakukan adalah dengan cara memanjat daripada tembok tersebut," jelasnya.

"Para pelaku ini merupakan spesialis, memang ahlinya bongkar brankas dan memang targetnya adalah kantor-kantor ataupun perusahaan-perusahaan terutama yang ada di wilayah Kabupaten Majalengka," sambungnya.

Sementara itu, polisi masih melakukan pengembangan untuk memburu tiga pelaku lainnya yang hingga kini belum tertangkap. Aldy mengimbau, para pelaku yang masih buron agar menyerahkan diri.

"Dari tujuh orang, saat ini telah berhasil kami amankan empat orang. Kami mengimbau kepada para pelaku yang saat ini mungkin masih di luar, kami sarankan berlaku kooperatif kepada kami, datang dan menyerahkan diri," ujarnya.

Polisi juga mengajak masyarakat segera melapor jika mengetahui adanya aksi kejahatan di lingkungan sekitar.

"Apabila ada masyarakat yang mengetahui ataupun melihat serta mendengar terjadinya aksi tindak kejahatan, tolong hubungi kami di call center kami 110," pungkasnya.



(dir/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads