Seekor ular sanca ditemukan di dalam lubang toilet rumah warga bernama Ujang Sambas (53) di Desa Cilimus, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan. Ular yang masuk ke dalam lubang toilet yang sempit membuat petugas harus membongkar toilet tersebut agar ular bisa dievakuasi.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kabupaten Kuningan, Andri Arga Kusuma, memaparkan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (15/8/2026). Menurutnya, ular sendiri pertama kali diketahui oleh anak Ujang yang saat itu sedang mandi di kamar mandi rumah sekitar pukul 11.00 WIB. Namun, tak lama kemudian, sang anak malah melihat ular sanca keluar dari dalam lubang toilet.
Sontak saja, sang anak langsung berteriak memberi tahu penghuni rumah yang lain. Karena khawatir, Ujang langsung melaporkan kejadian tersebut kepada UPT Pemadam Kebakaran Kuningan untuk meminta bantuan evakuasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kronologisnya awalnya ketahuan sama anak nya Pak Ujang mau mandi melihat kepala ular sanca keluar dari toilet. Si anak langsung menjerit ketakutan dan segera menghubungi UPT Pemadam Kebakaran Kuningan. Menurut pemilik rumah, kayaknya ular sudah lama di bawah toilet dan sering ada suara seperti kodok di WC, pas dicari nggak ada hewan ternyata selama ini suara itu dari ular," tutur Arga, Sabtu (15/8/2026).
Mendapatkan laporan tersebut, Damkar Kuningan langsung menerjunkan ketiga anggotanya ke lokasi kejadian. Sesampainya di lokasi, ular sudah masuk ke dalam lubang toilet yang sempit sehingga sulit untuk dievakuasi. Untuk mengevakuasi ular tersebut akhirnya diputuskan untuk membongkar toilet tersebut dengan menggunakan linggis.
Namun, sebelum dibongkar, agar tidak berbahaya, lubang toilet tersebut disiram air panas terlebih dahulu oleh pemilik rumah. Setelah dibongkar dengan menggunakan linggis, diketahui ular tersebut memiliki panjang sekitar 1,5 meter dan ditemukan dalam kondisi sudah mati karena tersiram air panas. Diperkirakan ular tersebut berasal dari area kebun lalu masuk ke pembuangan air yang ada di dalam toilet.
"Panjangnya 1 meter setengah. Kesulitan tidak ada cuman bobok toilet dan mencokel toilet dengan linggis, pas toilet keangkat ular sudah mati karena disiram air panas. Karena sebelum dievakuasi oleh yang punya rumah disiram pakai air panas. Diperkirakan datang dari pipa pembuangan air karena pembuangan air berada di kebun. Selesai evakuasi pukul 11.35 WIB," pangkas Arga.
Lewat kejadian tersebut, Damkar Kuningan mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi masuknya hewan liar ke dalam rumah. Menjaga kebersihan lingkungan, menutup lubang-lubang akses, hingga menggunakan aroma menyengat seperti kapur barus menjadi langkah preventif yang disarankan agar teror serupa tidak terulang kembali
(yum/yum)
