Penjelasan Pihak Travel soal 95 Jemaah Kuningan Gagal Umrah

Penjelasan Pihak Travel soal 95 Jemaah Kuningan Gagal Umrah

Fah - detikJabar
Senin, 03 Agu 2026 18:14 WIB
Kuasa Hukum PT Al Zamzami Sarip Hidayat saat memberikan klarifikasi.
Kuasa Hukum PT Al Zamzami Sarip Hidayat saat memberikan klarifikasi. (Foto: Fahmi Labibinajib/detikJabar)
Kuningan -

PT Al Zamzami Tour and Travel memberikan klarifikasi mengenai penundaan keberangkatan puluhan jemaah umrah asal Kuningan di Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat (31/7/2026).

Kuasa Hukum PT Al Zamzami Travel, Sarip Hidayat, mengakui adanya kelalaian teknis, namun menegaskan komitmen perusahaan untuk menyelesaikan kewajibannya kepada seluruh jemaah. Ia mengungkapkan pada hari itu, dari 124 jemaah yang dijadwalkan, sebanyak 95 jemaah gagal berangkat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pertama yang harus kita pahami, bahwa dari PT Al Zamzami itu telah terjadi kelalaian. Tetapi kami dari PT Al Zamzami siap bertanggung jawab. Total jamaah umroh Al Zamzami Di hari itu ada 124 yang akan berangkat, tapi yang berhasil berangkat ada 29 jamaah. Yang tertunda 95 jemaah," tutur Sarip saat ditemui, Senin (3/8/2026).

Sarip menjelaskan beberapa penyebab gagalnya keberangkatan para jemaah dari jadwal semula. Menurutnya, seluruh dokumen administrasi mulai dari paspor, tiket, hingga visa sebenarnya sudah siap. Namun, saat pengecekan, terjadi kendala sistem pada konter Arab Saudi di bandara yang mengakibatkan jemaah gagal berangkat.

ADVERTISEMENT

"Sebenarnya sudah jelas semua, tiket dan visa itu sudah selesai administrasinya. Cuma kemarin dapat penjelasan dari Pak Direktur Haji Faisal, ini tuh ada kesalahan teknis di konter Saudi. Kan padahal beda selisih pemberangkatan visa dan tiket itu cuma 40 menit, tapi konter Saudia sudah tidak mau membuka lagi," tutur Sarip.

Menurutnya, setelah mengetahui 95 jemaah gagal berangkat, pihaknya langsung memfasilitasi akomodasi hotel dan konsumsi selama masa tunggu. Pihaknya membantah adanya penelantaran. Sebab jadwal pemberangkatan masih belum pasti, keesokan harinya perusahaan menyediakan transportasi bagi jemaah yang hendak kembali ke Kuningan.

Setidaknya ada sekitar 58 jemaah yang pulang ke Kuningan, sedangkan 37 jemaah lainnya memutuskan tetap berada di Jakarta dengan biaya sendiri sambil menunggu keberangkatan.

"Semua jemaah diarahkan ke hotel. Kita menyediakan fasilitas untuk tinggal di hotel satu malam itu, dan besoknya sebelum pulang kita menyediakan makan siang. Yang 37 jemaah masih di Jakarta karena itu keinginan mereka sendiri dan biaya sendiri," tutur Sarip.

Mengenai kelanjutan jadwal penerbangan, Sarip memastikan jemaah tetap akan diberangkatkan. Tiket yang hangus akan dijadwalkan ulang. Pihaknya berencana memberangkatkan seluruh jemaah pada 7 Agustus 2026 mendatang.

"Kalau lihat di jadwal keberangkatan tuh tanggal 3, 7, 9, sama 10. Di tanggal 3 hanya ada 10 pax, kita tawarkan ke jemaah tapi tidak ada jawaban karena bingung kalau cuma 10 orang yang berangkat. Nah, kalau tanggal 7 ada 100 pax, ada kalau mau berangkat semua di tanggal 7 Agustus," tutur Sarip.

Lewat kejadian ini, PT Al Zamzami Tour and Travel meminta maaf atas kendala yang dialami para jemaah. Pihaknya menjamin jemaah yang tertunda pasti akan diberangkatkan.

"Mohon maaf yang sebesar-besarnya karena ini kesalahan sistem yang tidak di luar kendali. Kaget baru kali ini yang kejadian system error seperti itu. Dan intinya semua jemaah pasti akan diberangkatkan. Kami dari pihak PT Al Zamzami siap bertanggung jawab memberangkatkan 95 orang yang akan melaksanakan ibadah umrah," pungkas Sarip.

(orb/orb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads