Aksi Mencekam Rampok Bersenjata Api di Minimarket di Majalengka

Round-up

Aksi Mencekam Rampok Bersenjata Api di Minimarket di Majalengka

Tim detikJabar - detikJabar
Rabu, 29 Jul 2026 08:30 WIB
Aksi perampokan minimarket di Majalengka.
Aksi perampokan minimarket di Majalengka. (Foto: Istimewa)
Majalengka -

Suasana malam di Desa Burujul Kulon, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka mendadak mencekam pada Minggu (26/7/2026).

Sebuah minimarket yang sejatinya sudah tutup dan hanya menyisakan rolling door terbuka sebagian menjadi sasaran perampokan bersenjata api.

Rekaman kamera pengawas (CCTV) yang viral di media sosial menangkap detik-detik mengerikan saat dua pria tak dikenal merangsek masuk sekitar pukul 23.10 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kedua pelaku tampil rapi menutupi identitasnya menggunakan helm, masker, dan jaket. Tanpa basa-basi, mereka mengancam dua karyawan berseragam merah-oranye yang masih bertugas di area kasir.

ADVERTISEMENT

Kepolisian kini tengah mendalami bukti-bukti di lapangan untuk memburu para pelaku yang melarikan diri usai melancarkan aksinya.

"Masih dalam penyelidikan dan pendalaman," kata Kasat Reskrim Polres Majalengka AKP Udiyanto kepada detikJabar, Selasa (28/7/2026).

Ketakutan luar biasa dialami para pekerja di lokasi kejadian. Salah seorang karyawan minimarket, Ahmad Lutfi, mengungkapkan bahwa kedua perampok tersebut beraksi dengan membawa senjata api dan bertindak sangat agresif.

"Pelaku dua orang, menggunakan helm semua, pakai masker, berjaket. Masing-masing bawa pistol," kata Lutfi kepada detikJabar, Selasa (28/7/2026).

Situasi makin dramatis ketika salah satu pelaku melepaskan tembakan ke udara dan mengarahkan moncong senjata ke karyawan kasir. Serpihan peluru sempat melukai salah satu pegawai.

Di bawah ancaman dan intimidadsi, kedua korban digiring menuju ruang brankas di bagian belakang minimarket.

Melihat ada celah, seorang karyawan bernama Irawan berusaha nekat melarikan diri keluar untuk meminta pertolongan warga. Namun, aksinya diperhatikan pelaku yang langsung melepas tembakan balasan hingga mengenai punggungnya.

Nasib tak kalah tragis menimpa Gilang, karyawan lain yang terperangkap di dalam ruang brankas. Ia ditembak pada bagian kaki saat dipaksa menyerahkan barang berharga.

"Yang parah atas nama Gilang. Dia ditembak di bagian kaki dan pelurunya masih ada di kakinya," ujar Lutfi

"(Karyawan bernama Irawan) pas kabur, mau (minta tolong) ke warga, tembak lagi, ininya (bagian punggung) kena," jelas Lutfi.

Seluruh aksi brutal tersebut berlangsung sangat cepat. Hanya dalam kurun waktu sekitar tiga menit, para pelaku berhasil menguras uang tunai dari dalam brankas sebelum akhirnya melenggang pergi meninggalkan para korban yang terluka.

"Kerugiannya sekitar Rp7 juta lebih. Yang dibawa uang saja, barang-barang tidak ada yang diambil," ucapnya.

Usai kejadian kilat tersebut, kedua korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. Gilang dijadwalkan menjalani prosedur operasi untuk mengangkat proyektil peluru yang masih bersarang di kakinya.

Saat ini, jajaran Satreskrim Polres Majalengka terus bergerak mengusut tuntas peristiwa ini dan melacak keberadaan kedua perampok bersenjata tersebut.

"Masih dalam penyelidikan dan pendalaman," kata Kasat Reskrim Polres Majalengka AKP Udiyanto.

(sya/sud)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads