Videotron Goyang Sebelum Roboh Tewaskan Pemotor di Majalengka

Videotron Goyang Sebelum Roboh Tewaskan Pemotor di Majalengka

Erick Disy Darmawan - detikJabar
Jumat, 24 Jul 2026 23:16 WIB
Videotron di Bunderan Cigasong roboh.
rVideotron di Bunderan Cigasong, Majalengka roboh (Foto: Erick Disy Darmawan/detikJabar)
Majalengka -

Bupati Majalengka Eman Suherman memastikan seluruh papan reklame di wilayahnya akan dievaluasi menyusul robohnya videotron di Bunderan Cigasong yang menewaskan seorang perempuan pada Jumat (24/7/2026) malam.

Eman mengatakan, pemerintah daerah sebenarnya telah mengeluarkan surat edaran agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim angin kencang yang melanda Majalengka.

"Dari sisi kedinasan, sebenarnya kami sudah mengeluarkan surat edaran agar berhati-hati dan waspada. Angin kencang ini membahayakan, bukan hanya karena potensi kebakaran, tetapi juga risiko pohon tumbang dan ternyata reklame juga bisa roboh," kata Eman kepada detikJabar usai melayat jenazah korban di RSUD Majalengka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, kejadian tersebut menjadi peringatan serius karena Majalengka dikenal sebagai daerah dengan karakteristik angin yang cukup kencang, terutama pada periode Juli hingga September.

"Majalengka dikenal sebagai Kota Angin, sehingga kita harus betul-betul waspada. Nanti seluruh reklame yang masih berdiri akan kami evaluasi. Kami khawatir kejadian serupa bisa terulang," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Oleh karena itu, ia akan menginstruksikan pihak terkait untuk melakukan pengecekan terhadap seluruh reklame di Majalengka. "Setelah kejadian ini kami akan memastikan seluruh reklame diperiksa. Karena Majalengka kekuatan anginnya memang luar biasa," ucapnya.

Tanda-tanda Bakal Roboh

Namun di sisi lain, lanjut Eman, videotron tersebut sejatinya sudah bergoyang sejak kemarin pagi. Ia menyebut, petugas sebenarnya telah berupaya mengantisipasi dengan mencari bantuan untuk melakukan perbaikan. Namun, proses tersebut diduga terlambat sehingga videotron akhirnya roboh.

"Terus saya mendapat informasi bahwa (videotron yang roboh tersebut) sejak kemarin pagi reklame itu sudah bergoyang," ungkapnya.

"Teman-teman sebenarnya sudah berupaya mengantisipasi dan mencari bantuan, tetapi tampaknya ada keterlambatan. Bahkan saat saya melintas tadi, proses perbaikannya masih berlangsung. Mungkin reklame itu sudah tidak mampu lagi menahan tekanan angin," sambungnya.

Eman juga mengaku sangat berduka atas peristiwa tersebut. Korban yang meninggal dunia, kata dia, merupakan warga Desa Hegarmanah, Kecamatan Banjaran, yang masih memiliki hubungan kedekatan dengannya.

"Saya turut berdukacita, ini menjadi musibah yang sangat kami rasakan karena korbannya merupakan saudara saya, satu kampung di Desa Hegarmanah, Kecamatan Banjaran," pungkasnya.

Polisi Janji Usut Tuntas

Kasat Reskrim Polres Majalengka AKP Udiyanto menegaskan, pihaknya telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) awal serta mengevakuasi korban ke rumah sakit.

"Baik, kami telah melakukan olah TKP, kemudian membawa korban ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi. Saat ini kami sedang pendalaman dan melakukan pemeriksaan saksi-saksi yang ada di lokasi kejadian," kata Udiyanto kepada detikJabar.

Terkait pemilik videotron tersebut, Udiyanto menyebut, pihaknya masih memfokuskan penyelidikan pada pengumpulan fakta di lapangan sebelum melangkah ke pemanggilan pengelola atau pemilik videotron.

"Kami melakukan pendalaman dulu, melakukan pemeriksaan kepada saksi-saksi yang ada di TKP. Kami akan dalami nanti," ujar Udiyanto.

Ia memastikan, pihak kepolisian akan mengusut tuntas peristiwa tersebut guna mengidentifikasi ada atau tidaknya unsur kelalaian dalam pemeliharaan struktur videotron hingga berujung maut.

"Insyaallah (diusut tuntas)," tegasnya.

(yum/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads