Aksi pencurian sepeda motor (curanmor) menyasar kediaman Kepala Desa Karangkamulyan, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, pada Rabu (22/7/2026) dini hari. Berdasarkan rekaman CCTV, empat orang pelaku berhasil membawa kabur satu unit sepeda motor dari area parkir yang telah dipagari dan digembok.
Kepala Desa Karangkamulyan, Yayat, memaparkan peristiwa tersebut baru diketahui oleh pihak keluarga saat memasuki waktu subuh. Kondisi pintu pagar rumah ditemukan sudah dalam keadaan terbuka lebar.
"Kita jam 04:30 WIB biasa bangun subuh, pas lihat ke luar tuh kok pintu pagar pada kebuka gitu. Pas kakak saya keluar, ternyata bener motor nggak ada satu," tutur Yayat, Rabu (22/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan rekaman kamera pengawas, para pelaku melancarkan aksinya sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu, kondisi lingkungan sudah sepi setelah Yayat dan anggota keluarga lainnya masuk ke dalam rumah pada tengah malam. Rekaman CCTV yang diterima detikJabar memperlihatkan seorang pelaku mengenakan baju berwarna hitam dan helm tengah memantau kondisi area rumah.
Tak lama kemudian, muncul pelaku lain yang mengenakan sweater berwarna putih-hijau tampak mencoba membobol pintu gerbang. Setelah berhasil membuka pintu tersebut, pelaku langsung menggasak satu unit sepeda motor Honda Beat berwarna hitam yang terparkir di samping rumah. Pelaku kemudian keluar dari area rumah dan membawa motor korban dengan diikuti tiga orang pelaku lainnya.
"Kalau dari CCTV itu sekitar pukul 2 malam. Pelakunya empat orang, pakai tiga motor. Jam 1 malam masih ada tuh kendaraan. Nah memang kebetulan setiap harinya kendaraan ditaruhnya di garasi, semua pintu akses masuk itu kan pakai pagar dan pagarnya digembok," tutur Yayat.
Yayat menjelaskan, meskipun lokasi pencurian berada di area rumahnya, sepeda motor tersebut adalah milik kakaknya, Iin Inayah. Kendaraan tersebut sehari-hari digunakan untuk keperluan kuliah anaknya. Pascakejadian, pihak keluarga segera melaporkan peristiwa ini kepada pihak berwajib.
"Rumah kakak saya dan rumah saya tuh gabung, jadi leter U. Nyatu gitu, rumah ibu saya rumah saya sama rumah kakak saya satu area, pekarangannya bareng," pungkas Yayat.
Ia mengaku heran karena pencuri tersebut nekat membobol pagar rumahnya yang terkunci. Yayat menyatakan sering mengingatkan warga untuk selalu waspada dan menjaga kendaraan masing-masing dalam setiap rapat desa. Namun, kali ini justru keluarganya sendiri yang menjadi korban aksi nekat komplotan pencuri tersebut.
Sementara itu, Kapolsek Ciawigebang, AKP Dani Supriadi, membenarkan adanya aksi pencurian motor di rumah kepala desa tersebut. Menurutnya, saat ini laporan kasus tersebut telah diteruskan ke Polres Kuningan.
"Laporannya ke Polres," katanya saat dikonfirmasi.
Simak Video "Video: 2 Pelaku Pencurian Motor di Palu Ditangkap, Sudah Beraksi di 37 TKP"
[Gambas:Video 20detik] (mso/mso)
