Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Warga Kelurahan Cirendang, Kecamatan Kuningan, Kabupaten Kuningan digemparkan oleh penemuan jenazah seorang pria di area perkebunan pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Korban diduga meninggal dunia akibat bunuh diri.
Kapolsek Kuningan Kompol Bambang Poernomo mengonfirmasi peristiwa penemuan mayat laki-laki tersebut. Jenazah pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang tengah melintas di kawasan persawahan dan perkebunan milik warga setempat. Saat ditemukan, korban mengenakan kaus lengan panjang berwarna hitam, celana jins, rompi parkir, topi hitam, serta tas selempang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Posisi jenazah ditemukan di sebuah pohon. Di sekitar lokasi kejadian, petugas juga menemukan sejumlah barang pribadi milik korban berupa satu unit ponsel, masker hitam, serta uang tunai yang masih utuh.
"Ya pukul 10.00 WIB ditemukan orang meninggal dunia di kebun yang beralamat di Cirendang. Awalnya, saksi Ohang saat itu sedang di depan rumah, lalu didatangi warga yang mengabarkan ada orang gantung diri di pohon, bersandar di sebuah lahan kebun," tutur Bambang, Rabu (8/7/2026).
Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran kepolisian segera menuju lokasi kejadian bersama tim Inafis, Satreskrim, tenaga medis, serta perangkat desa setempat. Petugas langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan proses identifikasi terhadap korban.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, identitas korban diketahui berinisial J (54), seorang warga Cirendang yang berprofesi sebagai pengemudi ojek. Petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, sehingga dugaan kuat mengarah pada tindakan bunuh diri. Melihat kondisi fisik di lapangan, J diperkirakan telah meninggal dunia sejak dua hari lalu.
"Dia bekerja sebagai tukang ojek. Inisialnya J. Masih warga Cirendang. Setelah kita berbicara meneliti dan identifikasi dengan dengan Inafis, Reskrim, terus dengan dokter, perangkat desa setempat, tidak ada tanda kekerasan atau penganiayaan. Bahwa itu murni bunuh diri. Sekitar dua malam. Sudah dalam bau busuk, dan dikerumuni lalat. Tubuh korban telah membengkak," tutur Bambang.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami latar belakang yang memicu korban melakukan tindakan nekat tersebut. Berdasarkan keterangan sementara, tidak ditemukan indikasi permasalahan yang mencolok sebelum kejadian.
"Nanya dengan keluarga korban juga nggak ada motifnya. Barang-barang milik korban kayak satu unit HP, masker hitam, uang tunai, masih lengkap. Ekonomi juga beliau masih bekerja sebagai tukang ojek," pungkas Bambang.
(orb/orb)
