Malam yang tenang di Desa Ancaran, Kecamatan Kuningan, Kabupaten Kuningan mendadak berubah menjadi horor bagi Dihan (62). Tanpa diundang, seekor ular Kobra Jawa sepanjang 1,2 meter menyelinap masuk ke kediamannya dan memberikan teror yang tak akan terlupakan seumur hidup.
Peristiwa mencekam itu terjadi pada Minggu (21/6/2026) sekitar pukul 23.15 WIB. Saat itu, Dihan tengah berbaring melepas lelah di dalam rumahnya. Namun, suasana santai itu seketika buyar saat ia merasakan sesuatu yang dingin dan bersisik melintas di lengannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Betapa terkejutnya Dihan saat menyadari bahwa benda yang merayap di atas tubuhnya bukanlah sekadar hewan kecil, melainkan seekor ular kobra berukuran besar. Dalam kepungan rasa panik yang luar biasa, ia berhasil meloloskan diri, keluar rumah, dan langsung memacu langkah menuju kantor Damkar Kuningan untuk meminta pertolongan.
"Awal mula terlihat ular ketika sedang tiduran, Tiba-tiba ada yang masuk ke lengan tangan kaget dan panik baru sadar ada ular besar di badannya, Pelapor langsung lari keluar rumah dan langsung ke kantor damkar untuk meminta bantuan," tutur Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kuningan, Andri Arga Kusuma, Senin (22/6/2026).
Mendapat laporan darurat tersebut, Damkar Kuningan segera menerjunkan lima personel ke lokasi. Setibanya di sana, petugas mendapati sang predator masih bersembunyi di balik tumpukan barang dan pakaian. Proses evakuasi berlangsung dramatis karena sifat ular yang sangat agresif dan kondisi ruangan yang penuh barang.
Setelah berjibaku selama kurang lebih 20 menit dengan penuh kehati-hatian, petugas akhirnya berhasil melumpuhkan ular berbisa tersebut pada pukul 00.07 WIB. Ular Kobra Jawa itu diduga kuat berasal dari area kebun di samping permukiman dan masuk melalui saluran air.
"Ular tergolong besar jenis kobra Jawa (Naja sputatrix) dengan panjang 1.2 meter. Ular asal dari kebun samping kos kosan dan masuk dari saluran air," pungkas Arga.
Pasca-kejadian ini, pihak Damkar Kuningan mengimbau warga untuk lebih waspada dan menjaga kebersihan lingkungan. Menumpuk barang-barang bekas di dalam rumah sangat tidak disarankan karena bisa menjadi tempat persembunyian favorit hewan melata.
Warga juga diminta menutup rapat setiap lubang yang berpotensi menjadi akses masuk ular, serta menggunakan aroma menyengat seperti kapur barus sebagai langkah pencegahan. Jika menghadapi situasi darurat serupa, masyarakat dapat segera menghubungi Damkar Kuningan di nomor (0232) 871113 atau 081322698881.
(iqk/iqk)
