'Penghuni Gelap' yang Jadi Ancaman dalam Rumah Warga Kuningan

'Penghuni Gelap' yang Jadi Ancaman dalam Rumah Warga Kuningan

Fahmi Labibinajib - detikJabar
Rabu, 17 Jun 2026 14:30 WIB
Proses evakuasi kobra jawa di Kuningan
Proses evakuasi kobra jawa di Kuningan (Foto: Istimewa)
Kuningan -

Suasana tenang di Desa Dukuhlor, Kecamatan Sindangagung, Kabupaten Kuningan, mendadak berubah mencekam. Seekor ular kobra Jawa ditemukan menyelinap di dalam rumah warga, bersembunyi di antara tumpukan barang yang membuatnya sulit ditaklukan.

Kehadiran tamu tak diundang ini sebenarnya sudah mulai terendus sejak Senin (15/6). Kala itu, istri dari Sutar (69), pemilik rumah, sempat melihat pergerakan mencurigakan di sudut hunian mereka. Namun, karena mengira hewan tersebut hanyalah seekor tikus, Sutar tak menaruh curiga dan tidak melaporkannya ke pihak berwenang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Misteri "penghuni gelap" itu baru terungkap pada Selasa (16/6) sekitar pukul 21.00 WIB. Sutar dikejutkan dengan penampakan sesosok ular kobra yang tiba-tiba muncul di area kamar anaknya. Sadar akan bahaya mematikan yang mengintai, ia segera menghubungi keponakannya, Dadan, yang kemudian meneruskan laporan darurat tersebut ke UPT Pemadam Kebakaran Kuningan.

"Ular pertama kali diketahui oleh istrinya kemarin tanggal (15/6), tapi pada saat itu Istrinya tidak menyadari bahwa itu Ular melainkan Tikus. Kemudian keesokan harinya, sekitar pukul 21.00 WIB ular tersebut kembali muncul masuk ke dalam kamar anak Sutar. Kemudian Sutar memberitahukan hal tersebut ke Keponakan sekaligus Kasipem Desa Dukuhlor, Dadan. Karena takut membahayakan kemudian Dadan langsung melaporkan keberadaan Ular tersebut ke UPT Pemadam Kebakaran Kuningan untuk bantuan penanganan evakuasi Ular," tutur Kepala UPT Damkar Kuningan, Andri Arga Kusuma, Rabu (17/6/2026).

ADVERTISEMENT

Merespons laporan tersebut, Damkar Kuningan langsung menerjunkan empat personel ke lokasi. Setibanya di sana, petugas mendapati ular berbisa itu sedang bersembunyi di balik tumpukan barang di dalam kamar. Meski ukurannya tergolong kecil, sekitar 50 sentimeter, namun sifat agresif dan bisa mematikannya menuntut kewaspadaan tinggi.

Petugas harus ekstra hati-hati. Ruangan yang penuh barang membuat ruang gerak terbatas, sementara sang kobra terus berusaha menghindar dari jangkauan alat penjepit. Setelah berjibaku selama 30 menit dengan penuh ketelitian, ular tersebut akhirnya berhasil dievakuasi pada pukul 22.05 WIB.

Ular kobra tersebut diduga kuat berasal dari habitat alaminya di kebun bambu dekat sungai yang terletak tak jauh dari pemukiman warga.

"Panjangnya sekitar 50 sentimeter jenisnya ular kobra Jawa. Diperkirakan ular berasal dari belakang rumah yang menjadi lokasi kebun bambu yang dekat dengan sungai besar. Kendala evakuasinya karena ular berada di dalam kamar yang terdapat banyak barang. Selain itu, petugas harus hati hati karena selain menggigit juga kobra juga bisa menyemburkan bisa," pungkas Arga.

Atas kejadian ini, Damkar Kuningan mengimbau masyarakat untuk memperketat kebersihan lingkungan sebagai langkah preventif.

Warga disarankan untuk menutup rapat lubang-lubang yang berpotensi menjadi akses masuk hewan melata, serta menggunakan aroma menyengat yang tidak disukai ular, seperti kapur barus. Bagi masyarakat yang menghadapi situasi darurat serupa, Damkar Kuningan membuka layanan bantuan melalui nomor telepon (0232) 871113 atau 081322698881.



(dir/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads