Perjalanan pagi seorang pengendara di ruas Jalan Tol Palikanci mendadak berubah menjadi kepanikan setelah mobil yang dikendarainya terbakar di tengah perjalanan. Insiden tersebut terjadi di KM 201 arah Jakarta, Minggu (7/6/2026), dan menghanguskan sebagian besar kendaraan jenis Toyota Land Cruiser tahun 1973.
Mobil bernomor polisi AB 1908 SS milik Manik Adithia itu dilaporkan mengalami kebakaran saat sedang melaju dari Kuningan menuju Plumbon. Awalnya, tidak ada tanda-tanda mencurigakan hingga pengemudi mencium aroma asap terbakar dari dalam kendaraan.
Merasa ada yang tidak beres, Manik segera menepikan mobilnya di bahu jalan tol. Namun sesaat setelah berhenti, terdengar ledakan keras dari bagian depan kiri kendaraan yang diduga berasal dari aki. Api kemudian dengan cepat menjalar dari bawah kap mesin dan membakar bagian depan mobil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kondisi darurat dan tidak memiliki alat pemadam api ringan, pemilik kendaraan langsung menghubungi saudaranya untuk meminta bantuan melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran.
Laporan diterima petugas pada pukul 08.46 WIB. Regu 3 Damkar Sektor Weru segera bergerak menuju lokasi hanya tiga menit setelah laporan masuk.
Kepala Bidang Penyelamatan dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon, Eno Sujana, mengatakan saat petugas tiba sekitar pukul 09.00 WIB, api masih berkobar dan membakar bodi kendaraan.
"Meski sebuah mobil tangki air dari Jasa Marga sudah lebih dulu berada di lokasi, mesin pompanya mengalami kendala sehingga tidak dapat difungsikan. Petugas Damkar pun mengambil alih dan langsung melancarkan pemadaman," tegasnya.
Petugas kemudian melakukan upaya pemadaman dan pendinginan. Dalam waktu kurang dari 20 menit sejak tiba di lokasi, kobaran api berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet lebih luas.
Akibat kebakaran tersebut, bagian dalam kendaraan serta area depan mobil mengalami kerusakan cukup parah. Meski demikian, empat roda kendaraan dilaporkan masih dalam kondisi utuh dan tidak terdampak api.
"Bersyukur tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini," ujarnya.
Berdasarkan dugaan awal, kebakaran dipicu oleh korsleting pada sistem kelistrikan kendaraan yang berada di bagian bawah jok belakang. Meski demikian, penyebab pasti masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
"Tentunya proses penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran," bebernya.
Peristiwa tersebut menyebabkan kerugian materi yang diperkirakan mencapai Rp80 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden yang terjadi di tengah arus lalu lintas Tol Palikanci tersebut.
(dir/dir)
