Suasana hangat dan emosional menyelimuti Pendopo Kabupaten Indramayu saat jemaah haji kloter perdana Debarkasi Kertajati asal Indramayu tiba kembali di kampung halaman, Selasa (2/6/2026). Setelah menuntaskan rangkaian ibadah di Tanah Suci selama lebih dari satu bulan, para jemaah akhirnya dapat melepas rindu dengan keluarga yang setia menanti kepulangan mereka.
Kedatangan rombongan sekitar pukul 10.30 WIB disambut penuh suka cita oleh kerabat dan keluarga. Senyum bahagia, pelukan erat, hingga air mata haru mewarnai momen pertemuan yang telah lama dinantikan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebanyak 444 jemaah dan petugas tiba dengan selamat dari total 445 orang yang tergabung dalam kloter pertama. Satu jemaah lainnya masih berada di Arab Saudi untuk menjalani perawatan medis sehingga belum dapat kembali bersama rombongan.
Bagi Darwinah, warga Desa Kenanga, Kecamatan Sindang, perjalanan haji tahun ini menjadi pengalaman yang sangat bermakna. Ia bersyukur dapat mewujudkan keinginannya sejak kecil untuk mendampingi sang ibu menunaikan ibadah haji.
Menurutnya, kesempatan berangkat ke Tanah Suci bersama ibunda merupakan anugerah yang telah lama diimpikan. Hasil kerja keras dan tabungan yang dikumpulkannya selama bertahun-tahun akhirnya mengantarkannya mewujudkan cita-cita tersebut.
Selain merasakan pengalaman spiritual yang mendalam, Darwinah juga mengapresiasi pelayanan yang diterima para jemaah selama berada di Arab Saudi.
"Fasilitas yang tersedia, termasuk layanan kesehatan dan kebutuhan konsumsi, sangat membantu jemaah dalam menjalankan ibadah, terutama bagi mereka yang lanjut usia," ujar Darwinah saat ditemui di pendopo, Selasa (2/6/2026).
Hal senada disampaikan Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, yang turut menjadi bagian dari jemaah haji reguler tahun ini. Ia menilai penyelenggaraan ibadah haji berjalan cukup baik meskipun para jemaah harus menghadapi suhu udara yang tinggi selama berada di Tanah Suci.
"Dukungan pelayanan dari berbagai pihak membuat para jemaah tetap dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan nyaman. Ketersediaan konsumsi, layanan kesehatan, hingga pendampingan di lapangan dinilai membantu kelancaran pelaksanaan haji," katanya.
Di sela-sela ibadahnya, Syaefudin juga mengajak para jemaah asal Indramayu untuk mendoakan daerah agar semakin maju dan sejahtera. Ia berharap keberkahan dari Tanah Suci dapat membawa dampak positif bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Indramayu.
Pada musim haji 2026, sekitar 2.722 jemaah asal Kabupaten Indramayu diberangkatkan ke Tanah Suci. Pemerintah daerah berharap seluruh jemaah dapat menyelesaikan ibadah dengan baik sehingga memperoleh predikat haji mabrur, dan kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat.
(sud/sud)
