Bukit Panagaran menjadi salah satu destinasi wisata unggulan yang berlokasi di Desa Cikaso, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan. Hawa sejuk seketika menyergap wisatawan saat menginjakkan kaki di kawasan ini. Sejauh mata memandang, pengunjung akan dimanjakan dengan hamparan perkebunan sayur yang hijau bersanding dengan kemegahan panorama Gunung Ciremai.
Begitu melewati gerbang tiket, pelancong disambut area rerumputan luas yang diperuntukkan sebagai lahan perkemahan (camping ground). Di titik sentral, berdiri sebuah panggung yang kerap menjadi pusat pementasan seni maupun kegiatan komunitas. Tak jauh dari sana, tersedia fasilitas kolam renang luas dengan air yang jernih menyegarkan.
Sambil berenang, pengunjung bisa menikmati asrinya pemandangan persawahan di sekitar lokasi. Air yang mengalir langsung dari mata air alami menjadi daya tarik utama yang membuat wisatawan betah berlama-lama di Bukit Panagaran. Fasilitas penunjang pun terbilang lengkap, mulai dari gazebo, area bermain anak, musala, toilet, hingga kantin yang menjajakan beragam kuliner.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah seorang pengunjung, Sena, tampak asyik berenang bersama rekan-rekannya. Ia mengaku kejernihan air dan harga tiket yang ramah di kantong menjadi alasan utama dirinya kerap menyambangi Bukit Panagaran.
"Enak di sini dingin. Airnya juga jernih. Tiketnya juga murah cuman Rp 5.000. Ke sini sudah dua kali," tutur Sena.
Suasana objek wisata bukit Panagaran Kuningan (Foto: Fahmi Labibinajib/detikJabar). |
Senada dengan Sena, pengunjung lainnya bernama Aura menilai Bukit Panagaran memiliki suasana menyejukkan dengan aksesibilitas yang mudah dijangkau kendaraan. Baginya, keunggulan tersebut menjadikan lokasi ini tempat yang ideal untuk berkemah atau sekadar melepas penat di akhir pekan.
Sementara itu, Direktur BUMDes Sangga Emas Desa Cikaso, Saparudin, menjelaskan bahwa Bukit Panagaran tak hanya menjual fasilitas renang dan berkemah, namun juga mengusung konsep agrowisata. Di sini, pengunjung diperkenankan memetik langsung aneka buah dan sayuran segar dari pohonnya.
"Konsepnya di sini memang agrowisata, di mana pengunjung bisa petik buah dan sayuran sendiri. Untuk sistemnya per kilogram, jadi pengunjung bisa langsung beli hasil petiknya. Luasnya kan hampir 2 hektar. Bisa menampung 2.000 orang untuk berkemah. Untuk tiket masuknya masih murah cuman Rp 5.000, parkirnya Rp 2.000," tutur Saparudin.
Bukit Panagaran beroperasi setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB. Bagi wisatawan dari arah Kota Cirebon, Anda dapat memacu kendaraan menuju Jalan Raya Cirebon-Kuningan, lalu mengambil jalur ke Jalan Baru Lingkar Timur Kuningan. Selanjutnya, ikuti rute menuju Jalan Ciloa hingga menemukan papan informasi resmi Bukit Panagaran.
(mso/mso)

