Nasib tragis menimpa seorang nenek di Kabupaten Indramayu. Perempuan berusia 62 tahun itu meninggal dunia usai terkena tembakan senapan angin yang dimainkan cucunya sendiri, seorang bocah berusia 11 tahun.
Berikut fakta-fakta dalam kejadian ini:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tewas Tertembak
Peristiwa memilukan ini terjadi di Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu.
Kapolsek Cikedung Iptu Anang Purwanto membenarkan adanya peristiwa tersebut. Insiden itu terjadi pada Rabu (6/5) lalu.
Korban Sempat Dirawat
Korban sempat mendapatkan penanganan medis di RS Mitra Plumbon Indramayu usai terkena tembakan. Namun, kondisinya terus memburuk hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Senin (11/5).
"Korban sempat dirawat, tetapi pada Senin tidak tertolong," ujar Anang saat dikonfirmasi, Rabu (13/5).
Kronologi Singkat
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, peristiwa bermula ketika orang tua sang bocah sedang menjemur padi di halaman rumah. Untuk mengusir burung yang kerap memakan padi, mereka menggunakan senapan angin.
"Saat orang tuanya masuk ke dalam rumah, senapan tersebut diduga tertinggal di luar dan kemudian diambil oleh sang anak. Bocah itu lalu memainkan senapan hingga peluru mengenai korban yang saat itu sedang beristirahat sambil menjaga padi yang dijemur," kata Anang.
Kasus Didalami Polisi
Polisi masih mendalami jenis senapan angin yang digunakan dalam kejadian tersebut. Selain itu, kepolisian juga berencana memberikan edukasi kepada masyarakat terkait keamanan penggunaan dan penyimpanan senapan angin.
Warga yang memiliki senapan angin diimbau menyimpannya di tempat aman, jauh dari jangkauan anak-anak, serta memastikan peluru dikosongkan saat senjata tidak digunakan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
(wip/orb)
