Parmo (48), warga Desa Ragawacana, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, yang sebelumnya dilaporkan hilang di area persawahan dekat sungai pada Minggu (3/5), akhirnya ditemukan di wilayah Pacitan pada Rabu malam (6/5).
Kabar tersebut dikonfirmasi oleh adik ipar korban, Uri Sanuhri, saat memberikan keterangan di Balai Desa Ragawacana, Jumat (8/5/2026). Uri menjelaskan, pihak keluarga pertama kali menerima informasi mengenai keberadaan Parmo dari kerabat jauh di Pacitan sekitar pukul 20.00 WIB.
"Saya juga nggak ngeh tadinya, karena ketika saya dikasih tahu sama anaknya, dikasih foto doang dia lagi shalat. Saya percaya nggak percaya, saya lihat foto-foto itu kan bisa diedit. Nah, saya minta nomor HP yang kediaman Parmo pertama datang ke situ. Saya ternyata dikasih. Setelahnya waktu ba'da Isya, nah saya ada sekitar jam 8-an ada konfirmasi sama anaknya ditelepon, bahkan ngomong sama saya, itu betul tidak ada rekayasa sedikitpun, dia itu Parmo," tutur Uri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah memastikan informasi tersebut melalui panggilan video, Uri bersama anak Parmo langsung berangkat ke Pacitan untuk menjemput korban pada pukul 23.00 WIB. Namun saat ditemukan, kondisi Parmo disebut masih linglung dan tidak mengenali keluarganya.
"Nah, saya tanya, dia bingung. Bingungnya kenapa? Ini tahu saya, karena dia awalnya nggak tahu saya. Setelah mungkin setengah jam sama anaknya dan, saya ngobrol dengan perlahan, dia baru ngeh, tahu. Entah itu seperti apalah, saya bilangin kejadian seperti itu, dia baru ngeh nama saya, saya Bapak-ibunya, saya itu adiknya, istrinya dia, ini anaknya," tutur Uri.
Menurut keterangan warga setempat, Parmo diketahui tiba di wilayah Pacitan pada Selasa (5/5/2026). Uri mengatakan, korban datang hanya mengenakan sarung, kaos, dan sandal.
"Seperti itu kejadiannya. Nah, saya tanya ke orang yang di situ, memang belum pernah Parmo itu menginjak ke tempat itu, ke tempat Pacitan yang daerah itu, enggak pernah ke sana. Dia datang aja, dia pakai sarung, pakai kaos, pakai sandal, udah begitu saja. Ketika ditanya kebingungan. Malah bilangnya dari Surabaya," tutur Uri.
Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu, membenarkan bahwa pria yang ditemukan di Pacitan merupakan Parmo.
"Iya betul orang hilang itu atas nama Mas Parmo sudah ditemukan di Pacitan dan setelah diklarifikasi pihak keluarga di Kuningan dengan mengirimkan foto, betul itu mas Parmo. Waktu ditemukannya sekitar waktu Isya semalam. Terkait dengan kondisi Mas Parmo ketika ditanya kronologis dia masih bingung-bingung dan sebagainya. Yang jelas dia betul sudah ditemukan di Pacitan," tutur Indra.
Sebelumnya, Parmo dilaporkan hilang usai pergi mencari rumput di area persawahan Blok Sawah Bojong pada Minggu sore. Saat pencarian dilakukan, tim gabungan hanya menemukan barang-barang milik korban di dekat sungai, seperti ponsel, pakaian, tas, sabit, sajadah, dan karung berisi rumput.
Operasi pencarian yang melibatkan BPBD, Damkar, TNI, Polri, aparat desa, dan warga sempat dihentikan pada Selasa (5/5/2026) setelah tiga hari pencarian tidak membuahkan hasil.
(dir/dir)
