Kapal Nelayan Ditemukan Tanpa Awak di Perairan Indramayu

Kapal Nelayan Ditemukan Tanpa Awak di Perairan Indramayu

Burhanudin - detikJabar
Selasa, 14 Apr 2026 12:54 WIB
Pencarian seorang nelayan di perairan Kali Menir Indramayu memasuki hari kedua, Selasa
Pencarian seorang nelayan di perairan Kali Menir Indramayu memasuki hari kedua, Selasa (Foto: Istimewa).
Indramayu -

Kapal nelayan KM Julita Jaya ditemukan terombang-ambing tanpa awak di perairan Kalimenir, Kabupaten Indramayu, Senin (13/4/2026). Pemilik kapal, Tohir (49), diduga hilang setelah terjatuh ke laut saat melaut seorang diri.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh nelayan lain, Carudin (38), yang tengah mencari ikan menggunakan kapal KM Sri Rejeki. Saat itu, ia melihat KM Julita Jaya melaju tanpa kendali dan nyaris menabrak kapalnya.

Carudin mengungkapkan bahwa kapal tersebut terus bergerak tanpa nakhoda dan sempat berputar-putar di tengah laut. Menyadari situasi berbahaya, ia segera mengejar kapal tersebut dan mematikan mesinnya untuk mencegah tabrakan dengan perahu lain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, korban diketahui berangkat melaut sekitar pukul 05.00 WIB dari dermaga pelabuhan perikanan Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur. Tohir sempat berpamitan kepada istrinya sebelum pergi seorang diri dengan membawa alat tangkap jaring arad.

Kasat Polairud Polres Indramayu, AKP Asep Suryana, membenarkan insiden tersebut. Ia menyebut korban merupakan warga Blok Pangpang I, Desa Eretan Kulon, yang diduga terjatuh ke laut saat sedang beroperasi mencari ikan.

"Setelah kapal berhasil diamankan, para nelayan kemudian menarik KM Julita Jaya kembali ke dermaga, dan melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian setempat, dan meneruskan ke kamu Polairud," ujar Asep saat dihubungi pada Selasa (14/4/2026).

Mendapat laporan tersebut, Satpolairud Polres Indramayu langsung menggelar operasi pencarian bersama nelayan setempat. Tim SAR melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian menggunakan kapal patroli guna menemukan keberadaan korban.

"Hingga hari ini (14/4/2026), proses pencarian terhadap Tohir masih terus berlangsung. Kami juga memperluas area pencarian untuk meningkatkan peluang menemukan korban," pungkas Asep.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Ledakan Kapal Nelayan di Pelabuhan Paotere Makassar, 9 Orang Luka-luka"
[Gambas:Video 20detik]
(mso/mso)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads