Saat Ular Weling 'Bertamu' ke Rumah Warga hingga Ditangkap Damkar

Kabupaten Kuningan

Saat Ular Weling 'Bertamu' ke Rumah Warga hingga Ditangkap Damkar

Fahmi Labibinajib - detikJabar
Sabtu, 11 Apr 2026 14:35 WIB
Petugas evakuasi ular weling dari rumah warga di Kuningan
Petugas evakuasi ular weling dari rumah warga di Kuningan (Foto: Istimewa).
Kuningan -

Seekor ular weling dilaporkan menyusup ke area rumah warga di Desa Karangtawang, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan. Keberadaan reptil berbisa dengan panjang sekitar satu meter tersebut memaksa petugas pemadam kebakaran ekstra waspada selama proses evakuasi.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Kuningan, Andri Arga Kusuma, menjelaskan bahwa keberadaan ular tersebut pertama kali disadari oleh penghuni rumah bernama Johan. Saat itu, Johan melihat ular melintas di pelataran dekat pintu masuk pada Jumat malam (10/4/2026) sekitar pukul 22.07 WIB.

Menyadari risiko bahaya dari ular jenis weling, Johan segera meminta bantuan Suri untuk meneruskan laporan keberadaan ular tersebut kepada petugas Pemadam Kebakaran Kuningan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Menurut keterangan saksi, Johan, awal diketahui ular berjenis weling (Bungarus Candidus) tersebut ketika Johan yang sedang di depan rumah, lalu melihat ada seekor ular bergerak masuk ke pelataran rumahnya. Saat itu Johan menyadari bahwa ular tersebut berbahaya. Lalu Johan pun melalui Ibu Suri langsung melaporkan hal tersebut ke Call Center UPT Pemadam Kebakaran Kuningan untuk meminta bantuan evakuasi," tutur Arga, Sabtu (11/4/2024).

ADVERTISEMENT

Merespons laporan tersebut, Damkar Kuningan segera menerjunkan empat personel ke lokasi. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), ular ditemukan masih berada di area pelataran rumah. Sifat ular yang berbisa dan agresif membuat petugas harus ekstra hati-hati dalam mengevakuasi ular weling tersebut.

Setelah upaya penanganan selama kurang-lebih 10 menit, petugas akhirnya berhasil mengamankan ular tersebut. Ular yang memiliki panjang sekitar satu meter itu diduga kuat berasal dari area persawahan yang terletak tepat di belakang permukiman warga.

"Tidak ada kendala dalam proses evakuasinya, namun anggota kesulitan dikarenakan ular weling memberikan perlawanan dan pergerakan yang gesit sehingga harus hati-hati dalam penanganan. Ular diperkirakan dari area persawahan warga yang berada dibelakang rumah masuk melalui sela-sela pagar rumah. Panjangnya sekitar 1 meter," tutur Arga.

Arga menegaskan, tindakan evakuasi ini sangat krusial karena ular weling memiliki risiko fatal bagi manusia. Jenis ular ini dikenal memiliki bisa neurotoksin kuat yang mampu menyerang sistem saraf pusat, memicu kelumpuhan otot, gagal napas, hingga risiko kematian.

"Ular weling (Bungarus candidus) adalah salah satu ular paling berbisa di Indonesia dengan racun neurotoksin kuat yang menyerang sistem saraf pusat, menyebabkan kelumpuhan otot, hingga gagal napas dalam 4-24 jam. Gigitannya sering tidak nyeri, namun tingkat kematian mencapai 60-70% jika tidak segera mendapat serum anti-bisa," tutur Arga.

Menyikapi insiden ini, Arga mengimbau masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi masuknya hewan liar ke lingkungan rumah. Warga diminta rutin menjaga kebersihan, menutup celah lubang, serta menggunakan wewangian menyengat yang tidak disukai reptil sebagai langkah pencegahan.

Bagi masyarakat yang membutuhkan layanan darurat terkait kebakaran maupun penyelamatan (rescue), dapat langsung menghubungi Call Center UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan di nomor (0232) 871113 atau 081322698881.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Dayeuhkolot Lumpuh! Banjir Rendam Jalur Utama & Pemukiman"
[Gambas:Video 20detik]
(mso/mso)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads