Kondisi jalan di Kota Cirebon yang ditangani Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) sebagian besar disebut sudah dalam kategori mantap. Meski begitu, di lapangan masih ditemukan jalan yang rusak dan butuh penanganan.
Beberapa titik yang memerlukan perbaikan itu tersebar di sejumlah lokasi, baik di pusat kota maupun kawasan lain di Kota Cirebon.
Pantauan detikJabar, salah satu ruas di pusat kota yang mengalami kerusakan berada di Jalan Tentara Pelajar. Di lokasi tersebut, tampak sejumlah bagian jalan dalam kondisi berlubang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cirebon mengakui masih ada beberapa ruas jalan yang perlu diperbaiki, termasuk di Jalan Tentara Pelajar.
"Di Jalan Tentara Pelajar itu memang ada jalan yang berlubang. Nanti kita tambal. Mungkin bulan-bulan ini," ucap Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Kota Cirebon, Totong, Selasa (7/4/2026).
Selain itu, DPUTR juga mencatat sejumlah ruas jalan lain yang membutuhkan perbaikan, salah satunya di Kampung Kalilunyu, Kelurahan Argasunya.
Totong menargetkan perbaikan di ruas tersebut dilakukan pada Juni mendatang. Perbaikan direncanakan menggunakan konstruksi beton.
"Salah satu yang akan diperbaiki di Kalilunyu. Kemungkinan di sana menggunakan beton. Perkiraan Juni, karena saat ini cuaca masih belum menentu. Mudah-mudahan nanti hujannya mulai berkurang," ujarnya.
Selain itu, DPUTR juga akan melakukan penanganan di sejumlah ruas lain, seperti Jalan Cipto Mangunkusumo, Jalan Pancuran, jalan di kawasan Kedung Krisik, Jalan Ksatria, dan beberapa ruas jalan lainnya.
"Totalnya ada delapan ruas jalan yang akan dilakukan perbaikan," ucap Totong.
Untuk penanganan sejumlah ruas jalan tersebut, disiapkan anggaran sebesar Rp6,1 miliar. Anggaran itu akan digunakan untuk perbaikan delapan ruas jalan di Kota Cirebon. "Anggarannya Rp6,1 miliar," kata Totong.
Menurut Totong, total ruas jalan yang menjadi kewenangan Bidang Bina Marga DPUTR mencapai 274 ruas dengan panjang 137,78 kilometer.
Dari total tersebut, sekitar 92,48 persen di antaranya sudah dalam kondisi mantap, sementara sisanya masih membutuhkan perbaikan.
"Dari 274 ruas jalan itu panjanganya 137,78 Kilometer. Dan dari total panjang jalan itu yang kategori mantap ada di 92,48 persen, sisanya masih perlu penanganan," kata dia.
(sud/sud)
