Perjalanan pengguna jalan di Desa Majakerta, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, mendadak berubah menegangkan pada Senin (6/4/2026) dini hari. Sejumlah kendaraan, baik mobil maupun sepeda motor, mengalami ban kempis secara tiba-tiba saat melintasi jalur tersebut.
Peristiwa itu kemudian diketahui disebabkan 'ranjau' besi yang berserakan di badan jalan. Benda tajam tersebut diduga sengaja ditebar pihak yang tidak bertanggung jawab di jalur utama penghubung Indramayu-Cirebon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapolsek Balongan AKP Dedi Wahyudi menjelaskan, lokasi temuan berada di turunan jembatan Desa Majakerta menuju Desa Tinumpuk, tepatnya di depan kawasan Pabrik Katalis Balongan.
Menurutnya, ranjau yang digunakan bukan sekadar paku biasa, melainkan besi tajam yang telah dimodifikasi sedemikian rupa. Pada bagian bawahnya dipasangi pelat agar tetap berdiri tegak meski terlindas kendaraan, sehingga mudah menancap kuat pada ban.
"Modifikasi ini membuat ranjau tetap dalam posisi siap melukai ban kendaraan yang melintas," ujarnya, saat dihubungi Senin (6/4/2026) siang.
Polisi saat menyisir ranjau besi yang mengancam pengendara di jalur Indramayu-Cirebon. (Foto: Istimewa) |
Polisi mencatat setidaknya tiga kendaraan telah menjadi korban dan melaporkan kejadian tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, pelaku diduga menjalankan aksinya secara terencana pada waktu rawan, yakni antara pukul 23.30 hingga 00.15 WIB, saat kondisi jalan relatif sepi dan minim penerangan.
Saat ini, kata Dedi, aparat kepolisian dari berbagai unit, mulai dari patroli, intelijen, hingga reserse kriminal, diterjunkan untuk menyisir lokasi dan melakukan pengejaran terhadap pelaku.
"Kami fokus mengungkap pola aksi sekaligus menangkap pihak yang bertanggung jawab," tegasnya.
Sebagai langkah pencegahan, kepolisian juga meningkatkan intensitas patroli di sepanjang jalur Majakerta hingga Tinumpuk.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati saat melintas di kawasan tersebut, terutama pada malam hingga dini hari.
(orb/orb)

