Bau Busuk Muncul dari Rumah Kosong, Warga Kuningan Panggil Damkar

Bau Busuk Muncul dari Rumah Kosong, Warga Kuningan Panggil Damkar

Fahmi Labibinajib - detikJabar
Jumat, 27 Mar 2026 17:00 WIB
Proses pemakaman ODGJ oleh damkar Kuningan
Proses pemakaman ODGJ oleh damkar Kuningan (Foto: Dok Damkar Kuningan)
Kuningan -

Petugas Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kuningan tidak hanya sigap dalam menangani peristiwa kebakaran. Kali ini, personel Damkar terjun langsung untuk mengevakuasi serta memakamkan jenazah seorang warga dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang ditemukan telah meninggal dunia selama beberapa hari.

Kepala UPT Damkar Kuningan, Andri Arga Kusuma, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (27/3/2024) di Desa Luragunglandeuh, Kecamatan Luragung, Kabupaten Kuningan. Penemuan jenazah bermula saat warga setempat mencium aroma tidak sedap yang semula diduga berasal dari bangkai hewan.

Setelah dilakukan penelusuran, sumber aroma tersebut mengarah pada sebuah rumah kosong. Saat diperiksa, warga menemukan sesosok jenazah dalam kondisi memprihatinkan. Mengingat kondisi jenazah yang sudah mengalami pembusukan dan sulitnya proses evakuasi secara mandiri, Kepala Desa setempat memutuskan untuk meminta bantuan tenaga dari Damkar Kuningan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Menurut keterangan bapak Ruspandi, Kades setempat, awalnya ia menerima laporan dari warga sekitar pukul 06.30 WIB. Saat itu, tercium bau bangkai binatang, kemudian bersama-sama mencari sumber bau tersebut dan menemukan sebuah mayat di satu rumah warganya dan terlihat mayat U (43) seorang ODGJ, sudah terbujur kaku. Karena baunya sudah sangat menyengat masyarakat tidak sanggup untuk mengevakuasinya lalu kepala desa setempat menghubungi UPT Damkar untuk mengevakuasinya," tutur Arga, Jumat (27/3/2026).

ADVERTISEMENT

Merespons laporan tersebut, Damkar Kuningan segera mengerahkan lima personel ke lokasi kejadian sekitar pukul 08.37 WIB. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas langsung melakukan koordinasi dengan tim Inafis Polres Kuningan serta BPBD Kuningan guna memastikan prosedur evakuasi berjalan sesuai standar kesehatan dan hukum.

Proses evakuasi dan pemakaman dilakukan secara kolaboratif bersama perangkat desa dan warga setempat. Berdasarkan hasil pemeriksaan Tim Inafis Polres Kuningan, pria berinisial U tersebut diperkirakan telah meninggal dunia sejak lima hari sebelum ditemukan.

Meski menghadapi kendala di lapangan terkait kondisi jenazah yang sudah mengalami dekomposisi lanjut, petugas berhasil menyelesaikan seluruh tahapan pemakaman di tempat pemakaman desa setempat dengan lancar.

"Terkendala selain bau busuk yang sangat menyengat dan ayat sudah mengeluarkan belatung dan dikerumuni oleh banyak lalat. Karena lalat dapat dengan mudah menyebarkan bakteri dari pembusukan mayat tersebut. Selesai Penanganan Pukul 09.55 WIB. Diperkirakan sudah meninggal 5 hari yang lalu," pungkas Arga.

(yum/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads